Setya Novanto Tertawa Disebut Jaksa Pakai Infus Anak-anak

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, 5 Maret 2018. TEMPO/Alfan Hilmi.

    Terdakwa kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, 5 Maret 2018. TEMPO/Alfan Hilmi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat  Setya Novanto membantah menggunakan jarum suntik untuk anak-anak saat dirawat di Rumah Sakit (RS) Permata Hijau, Jakarta, tak berapa lama sebelum ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Enggak, masa ada infus untuk anak-anak” kata Setya Novanto sembil tertawa. Setya Novanto ditemui sebelum persidangan korupsi KTP elektronik di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Senin 12 Maret 2018.

    Simak: Anak, Istri, dan Keponakan Setya Novanto dalam Kasus E-KTP

    Jaksa Takdir Sutan menyebut Setya menggunakan infus untuk berpura-pura agar tampak sakit. "Jarum itu hanya sekadar ditempel saja, pura-pura dipasang infus," ujar Takdir saat membacakan dakwaan perkara  dokter RS Permata Hijau Bimanesh Sutarjo  di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis, 8 Maret 2018.

    Baca:
    Bimanesh Didakwa Palsukan Data dan ...
    KPK Buru Semua yang Terlibat Drama Kecelakaan Setya Novanto ...

    Menurut Jaksa, Bimanesh memerintahkan perawat  memasang infus ke Setya Novanto. Jarum yang digunakan merupakan jarum kecil ukuran 24 untuk anak-anak. 

    Setya membantah dirinya pura-pura diinfus saat dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Barat. Setya mengatakan kulit tangannya benar-benar disuntik jarum infus dan tidak hanya ditempel saja. “Saat saya sadar, sudah ada infus. Kalau tidak diinfus nanti obatnya tidak bisa masuk, dong,” ujarnya.

    Baca juga:
    Bimanesh Akui Bertemu Fredrich sebelum Setya ...
    Setya Novanto Mengaku Tak Tahu Bimanesh ...

    Setya masuk rumah sakit seusai mobil yang dikemudikan Hilman Mattauch menabrak tiang listrik, Kamis 16 November 2017. Ia mengatakan sulit diinfus karena pembuluh darahnya kecil.

    Bekas Ketua DPR itu bersedia dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dengan terdakwa Bimanesh. Namun Setya tidak bersedia mengklarifikasi dakwaan jaksa yang mengatakan mantan Ketua Partai Golkar itu yang meminta diperban kepalanya.

    Ia berjanji akan menjelaskannya di persidangan. “Lihat nanti saja di persidangan,” kata Setya Novanto.

      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.