Sidang e-KTP, Setya Novanto Bantah Atur Fee 5 Persen untuk DPR

Ekspresi terdakwa kasus e-KTP Setya Novanto di sela sidang lanjutan yang beragenda mendengarkan keterangan saksi, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, 22 Januari 2018. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta – Terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto, membantah disebut mengatur pembagian fee 5 persen untuk koleganya di DPR dari proyek e-KTP. Bantahan ini menanggapi kesaksian Andi Agustinus alias Andi Narogong dalam sidang lanjutan kasus korupsi proyek e-KTP.

“Pertemuan di Equity Tower, mengenai saya meminta 5 persen, tidak benar,” kata Setya saat menanggapi kesaksian Andi, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Senin 22 Januari 2018.

Baca juga: Jaksa KPK Cecar Andi Narogong Soal Peran Setya Novanto

Setya juga mengatakan bahwa Andi telah melaporkan permasalahan dalam janji pemberian fee ke anggota DPR. Ia mengaku telah mengantongi laporan sejumlah nama yang dilaporkan Andi. “Siapa orang-orangnya, itu saya tulis dan nanti saya akan berikan kepada JPU,” ujar Setya.

Setya juga mengklarifikasi hubungannya dengan Johannes Marliem dalam proyek e-KTP. Johannes Marliem, kata Setya, hanya dikenalinya sebagai penyedia Automated Fingerprint Indentification System (AFIS). “Saya tidak mendengarkan secara pasti, tapi saudara Andi menyampaikan bahwa siapa pun yang nanti memang, itu pasti saya akan dapat,” kata Setya.

Bantahan Setya Novanto ini menanggapi kesaksian Andi Narogong soal perannya dalam proyek e-KTP. Andi menuturkan Setya turut melanggengkan adanya fee 5 persen untuk anggota DPR dan pejabat Kementerian Dalam Negeri. Nilainya mencapai Rp 500 miliar.

Yang paling signifikan, kata Andi, ketika terjadi pertemuan di Equity Tower antara Setya, Chairuman Harahap, Paulus Tannos dengan Irman. Ketiganya menagih Irman untuk menuntaskan fee 5 persen untuk DPR. “Di situ ditagih, mana lima persen untuk DPR,” kata Andi.

Mendengar bantahan Setya Novanto, Andi berkukuh pada kesaksiannya ketika ditanya hakim apakah kesaksiannya berubah. “Saya tetap pada keterangan saya,” kata Andi. Begitu pula, Setya berkukuh dengan kesaksiannya.






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

15 hari lalu

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

49 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.


Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

2 Maret 2022

Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

Dirjen Lapas membenarkan Setya Novanto sempat berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin.


KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

3 Februari 2022

KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua tersangka dalam kasus korupsi e-KTP.


KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

19 Januari 2022

KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

KPK menyatakan juga tidak pernah melakukan kegiatan bersifat komersial untuk memperoleh keuntungan, seperti membuat akun NFT.