Dulu MOS Kini Pengenalan Sekolah, Disdik Sumsel: Tidak ada Plonco

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Gatot Sriwidodo

    TEMPO/ Gatot Sriwidodo

    TEMPO.CO, Palembang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau sebelumnya disebut Masa Orientasi Siswa (MOS) diharapkan akan berjalan tanpa kekerasan dan plonco siswa baru. Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan, Widodo mengatakan kebijakan tersebut telah disampaikannya berulang kali kepada pihak sekolah dan juga para siswa sendiri. Hal itu ia sampaikan, Selasa, 11 Juli 2017 menanggapi ketakutan oran tua siswa nasib anak mereka selama masa pengenalan sekolah.

    "Saya pastikan tidak ada bully dan kekerasan," katanya. Menurutnya tindakan kekerasan fisik atau plonco yang biasa dilakukan oleh para senior merupakan perilaku yang bertentangan dengan harkat dan martabat sebagai manusia. Untuk itulah ia sudah meningatkan agar MPLS benar-benar diawasi dan diarahkan ke acara-acara yang positif.

    Baca juga:

    Sanksi Tegas untuk Sekolah yang Melakukan Kekerasan dan Plonco Siswa
    Pelaku Plonco Siswa Baru Akan Ditindak Tegas Dinas Pendidikan  

    Sejatinya MPLS, kata Widodo, ditujukan bagaimana agar siswa baru bisa enjoy di lingkungan barunya, mengenal lingkungan dan segera menyesuaikan dengan tempat dimana hari-hari kedepan dia akan belajar dan bersosialisasi.

    Sementara itu Almi, salah seorang wali siswa SMKN 2 Palembang memastikan ia mendampingi langsung anaknya saat memasuki masa pengenalan sekolah. Hal itu ia lakukan mengingat katakutan adanya plonco dan kekerasan yang dilakukan oleh oknum panitia MPLS. Bila ada kekerasan ia akan melapor langsung pada pihak sekolah dinas pendidikan setempat. "Saya tidak ingin MPLS membuat anak menjadi trauma," katanya.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.