Jabar Tertarik Sistem Transportasi Guangxi Zhuang

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Industri otomotif  di Guangxi Zhuang menghasilkan dua juta unit kendaraan per tahun.

    Industri otomotif di Guangxi Zhuang menghasilkan dua juta unit kendaraan per tahun.

    INFO JABAR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat tertarik dengan sistem transportasi yang diterapkan di Propinsi Guangxi Zhuang, Tiongkok, antara lain mengenai pemberlakuan motor listrik di perkotaan. Pemprov Jabar juga akan menawarkan pengembangan sistem transportasi di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB)  ke Provinsi Guangxi Zhuang.

    Hal itu mengemuka di sela-sela penandatangan nota kesepahaman kerja sama sister province antara Provinsi Jawa Barat dan Propinsi Guangxi Zhuang,  di  Nanning,  Tiongkok , Jumat, 5 Mei 2017. Selain  bidang transportasi,  Jabar dan Guangxi Zhuang  juga akan menjalin kerja sama dalam  bidang pariwisata, pendidikan, budaya, perdagangan dan teknologi. "Mudah-mudahan (MoU) ini tonggak kerja sama dengan baik dan disusul kerja sama-kerja sama lainnya," kata Aher  sebelum penandatanganan nota kesepahaman.

    Provinsi Guangxi Zhuang memang memiliki sistem transportasi yang sangat maju. Industri otomotif  di provinsi yang dipimpin Gubernur Chen Wu itu, menghasilkan dua juta unit kendaraan per tahun. Pelabuhan terbesar di Tiongkok juga berada di provinsi itu. Guangxi Zhuang memiliki jalur kereta api cepat  sepanjang 1.750 kilometer yang menghubungkan 14 kota.

    Salah seorang investor otomotif asal Guangxi Zhuang, Wu Ling,  kebetulan  memiliki pabrik di Bekasi.  Gubernur Chen Wu sebelumnya pernah berkunjung ke Bekasi,  dan dari kunjungan itu tercetus gagasan kerja sama sister province.

    Ahmad Heryawan menuturkan,  pihaknya juga  siap menjalin kerja sama di bidang informatika karena Jabar memiliki pakar di bidang tersebut. "Setelah agreement ini, mudah-mudahan ketemu lagi pada peresmian pabrik di Bekasi.  Nanti dibentuk tim bersama antara Guangxi dan Jabar untuk merumuskan kerja sama yang lebih nyata,” tuturnya.

    Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan pihaknya akan menawarkan kerja sama pembangunan sejumlah pelabuhan di Jabar ke pihak Guangxi Zhuang.  "Kita ada Pelabuhan Patimban, Pelabuhan Ratu Rehional Seaport, Cirebon, Seaport, Cikarang-Bekasi-Laut Inland Waterways, Bojong Salawe Regional Seaport, dan Palangpang Local di Ciletuh," katanya.

    Selain itu, kata Dedi, pihaknya juga akan menawarkan kerja sama pengelolaan transportasi bandara di Kertajati. "Misalnya kerja sama pengelolaan selama hitungan tahun. Itu harus dibicarakan lagi usai MoU ini," ujarnya.

    Wakil Gubernur Guangxi Zhuang, Zhang Xiaoqin, mengapresiasi  kerja sama dengan Jabar ini. Menurut dia,  provinsinya merupakan satu-satunya provinsi yang berbatasan dengan lautan dan daratan dengan Asean. "Sejak tahun100 SM, kapal-kapal China sudah ke Asean dari pelabuhan ini. Kami sekarang sedang membangun penghubung jalan laut dan infomasi di Asean atau konektivitas dengan negara-negara Asean," katanya.

    Zhang menuturkan pihaknya kini sedang mempercepat pembangunan kereta cepat.  "Kereta cepat sangat meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kami tahu, di Indonesia sedang bangun kereta cepat Jakarta-Bandung,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.