Saat Raja Arab Saudi di Halim, 178 Petugas Siaga Melayani

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud. REUTERS

    Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) ditunjuk oleh maskapai Saudi Arabia Airlines untuk menyambut kedatangan rombongan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulazis Saud pada Rabu, 1 Maret  2017. "Kami menyiapkan 178 SDM (petugas) di Bandara Halim Perdanakusuma," kata Presiden Direktur PT Jasa Angkasa Semesta, Adji Gunawan, saat konferensi pers di kantornya pada Jumat, 24 Februari 2017.

    Raja Arab Salman akan berada di Indonesia mulai 1 hingga 9 Maret. Datang ke Indonesia bersama rombongan sebanyak sekitar 1.500 orang. Rombongan Raja Arab Saudi ini datang secara bertahap dan diangkut sekitar 7 pesawat jenis Boeing. "Ini kunjungan bersejarah, setelah 47 tahun yang lalu Raja Faisal ke Indonesia," kata Adji Gunawan.

    Baca: Raja Arab Saudi Bawa 1.500 Orang Termasuk 25 Pangeran ke Indonesia

    Menurut Adji, untuk menangani keperluan ground handling terkait dengan kedatangan Raja Arab, terdapat tiga tempat parkir khusus. Rencananya rombongan Raja Arab Saudi akan mendarat menggunakan pesawat secara bersamaan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

    Sebelum Raja Arab Saudi datang, rombongan protokeler keamanan dari Arab Saudi lebih dulu datang ke Indonesia sejak 15 Februari 2017. Totalnya ada 27 penerbangan di Bandara Halim dan 9 penerbangan di Bandara Denpasar. Mereka akan menggunakan pesawat tipe Boeing B777, B744, B747F, B73G, B757, dan Gulfstream.

    Baca: Raja Arab Saudi ke Bali: Pesan 7 Hotel, Tarif Rp 20 Juta per Malam

    Kunjungan Raja Arab Saudi dan rombongan diawali dengan acara kenegaraan di Jakarta pada 1-3 Maret 2017. Setelah itu, rombongan Raja Salman berlibur ke Bali pada 4-9 Maret 2017. Pertemuan Raja Salman dengan Presiden Joko Widodo bertujuan meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. Selain itu, keduanya akan membahas kerja sama dalam berbagai bidang.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.