Gempa Aceh, Jokowi: Perbaikan Bangunan Langsung Dikerjakan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi dan Menteri Kesehatan Nila Moloek menjenguk korban gempa Pidie Jaya, Aceh, di Rumah Sakit Zainal Abidin, Aceh, 8 Desember 2016. (Istman/Tempo)

    Presiden Jokowi dan Menteri Kesehatan Nila Moloek menjenguk korban gempa Pidie Jaya, Aceh, di Rumah Sakit Zainal Abidin, Aceh, 8 Desember 2016. (Istman/Tempo)

    TEMPO.COPidie Jaya – Presiden Joko Widodo memastikan pemerintah sudah turun tangan untuk memperbaiki kerusakan akibat gempa di Nanggroe Aceh Darusalam. Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat menyambangi kantor Bupati Pidie Jaya, Provinsi Aceh.

    Menurut Jokowi, Kementerian Pekerjaan Umum nanti akan menangani perbaikan pesantren, kantor, dan masjid yang dirusak gempa. Sedangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bertanggung jawab atas perbaikan sekolah. “Langsung ini dikerjakan,” ujar Jokowi, Jumat, 9 Desember 2016.

    Baca: Gempa Aceh, TNI Tambah Personel Satgas Kesehatan

    Khusus untuk kegiatan belajar-mengajar, ujar Jokowi, akan disediakan tenda sementara. “Saya kira pembagian dan organisasi lapangannya sudah baik lah.”

    Jokowi mengatakan pemerintah masih memverifikasi jumlah rumah penduduk yang rusak akibat gempa berkekuatan 6,5 pada skala Richter itu. Kerusakan akan dibagi ke dalam dua kategori, yaitu rusak berat (roboh total) serta yang rusak sedang. “Nanti baru dihitung jumlahnya berapa, akan ada (langkah) bupati dan gubernur untuk menentukan jumlahnya,” ujar Jokowi.

    Baca: Gempa Pidie Jaya, Ki Hajar: Saya seperti Dilempar-lempar

    Jokowi pun menyampaikan dana yang dipakai sebagai stimulan untuk membangun kembali rumah yang rusak. “Dan pemerintah pusat akan bantu, yang rusak berat dibantu Rp 40 juta, yang rusak sedang ringan dibantu Rp 20 juta,” tuturnya.

    Jokowi pun menyempatkan diri menengok korban gempa yang dirawat di Rumah Sakit Sigli, Aceh. Sebelumnya, ia juga menemui korban yang dirawat di RS Zainoel Abidin, Banda Aceh, Kamis. “Tadi kalau yang di RS sudah semua tertangani. Yang patah sudah dioperasi, di-pen semuanya. Dokter menyampaikan akan selesai semuanya,” kata dia.

    YOHANES PASKALIS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.