Teror di Sarinah, Polisi Pastikan Ada 7 Pelaku  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja berlari menyelamatkan diri setelah terjadi ledakan di kawasan bisnis Thamrin di Jakarta, 14 Januari 2016.  Polisi menutup kawasan Thamrin untuk menyisir pelaku. REUTERS/Beawiharta

    Pekerja berlari menyelamatkan diri setelah terjadi ledakan di kawasan bisnis Thamrin di Jakarta, 14 Januari 2016. Polisi menutup kawasan Thamrin untuk menyisir pelaku. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia menyatakan telah melumpuhkan seluruh pelaku serangan teror yang terjadi di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Pihak kepolisian juga menyatakan saat ini situasi sudah terkendali.

    "Pelaku berjumlah tujuh orang, tiga orang tertembak mati dan empat lainnya sudah dilumpuhkan dan ditangkap," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Agus Rianto, Kamis, 15 Januari 2016. Ia menegaskan, serangan hanya terjadi di Thamrin saja, tepatnya di depan pusat perbelanjaan Sarinah.

    Namun walau begitu, ia menyatakan saat ini seluruh jajaran Polri dan TNI tetap berjaga di lokasi kejadian. Agus menekankan masyarakat harus mewaspadai jika ada kejadian-kejadian yang mencurigakan. "Jika ada hal yang mencurigakan di lingkungan Mitra Humas, silakan lapor ke RT/RW dan pospol (pos polisi) terdekat," ia menyarankan.

    Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik dengan isu adanya serangan teror lain, yang menurutnya tidak benar. "Terkait info pelaku membawa motor dan bersenjata lengkap itu adalah hoax (bohong). Mari bersama peduli lingkungan sekitar, dan saling asuh satu dengan lainnya," katanya.

    Sebelumnya, ramai informasi beredar serangan juga terjadi di beberapa lokasi lain, seperti Mall Alam Sutera, Tangerang, Kuningan, Slipi, dan Semanggi. Semua dipastikan tidak benar. Polri juga membantah adanya informasi bahwa ada penyanderaan yang dilakukan pelaku teror.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.