Kejaksaan Agung Akan Periksa Gatot Pekan Depan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho mengenakan rompi tahanan dikawal ketat petugas keluar dari gedung KPK, Jakarta, 3 Agustus 2015. KPK resmi menahan Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evy Susanti karena diduga terlibat kasus penyuapan kepada hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kota Medan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho mengenakan rompi tahanan dikawal ketat petugas keluar dari gedung KPK, Jakarta, 3 Agustus 2015. KPK resmi menahan Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evy Susanti karena diduga terlibat kasus penyuapan kepada hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kota Medan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung akan memeriksa Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pujo Nugroho, minggu  depan. "Jadwalnya sudah ditentukan untuk minggu depan," kata Jaksa Agung Muhammad Prasetyo di Kejaksaan Agung RI, Kamis, 5 November 2015.

    Jadwal pemeriksaan Gatot akan dikoordinasikan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi lantaran Gatot merupakan tahanan KPK. "Pemeriksaan nantinya juga akan dilakukan di Gedung KPK," kata Parsetyo.

    Sejauh ini, Kejaksaan Agung belum memanggil orang lain lagi untuk diperiksa. "Kita lihat perkembangan selanjutnya. Kalau Wagub-nya kan sudah diperiksa," kata dia. Wakil Gubernur Sumatera Utara adalah Tengku Erry Nuradi.

    Kejaksaan Agung menetapkan Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pujo Nugroho, dan Eddy Sofyan sebagai tersangka korupsi dana hibah Provinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2012-2013 pada Senin, 2 November 2015.

    Dalam kasus dana bantuan sosial Sumatera Utara, Gatot diduga menyalahgunakan wewenang pencairan dana. Gatot ditengarai menyetujui pencairan dana tanpa melalui verifikasi tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Dana bantuan sosial ini diduga digunakan Gatot sebagai salah satu cara untuk membiayai kampanyenya saat maju menjadi calon gubernur 2013 lalu.



    LARISSA HUDA 

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.