Kapolri Dilapori Intel Bakal Ada Demo Besar pada 20 Mei  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Kepolisian RI Jenderal Badrodin Haiti saat memeriksa dan menandatangani sejumlah berkas di ruangannya, Mabes Polri, Jakarta, 23 April 2015. Dalam satu hari, ia bisa menerima 300 surat dari internal maupun aduan masyarakat. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Kepala Kepolisian RI Jenderal Badrodin Haiti saat memeriksa dan menandatangani sejumlah berkas di ruangannya, Mabes Polri, Jakarta, 23 April 2015. Dalam satu hari, ia bisa menerima 300 surat dari internal maupun aduan masyarakat. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.COJakarta - Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti mengaku mendapat kabar yang menyebutkan adanya demonstrasi besar-besaran pada 20 Mei 2015. Demonstrasi itu, kata dia, berpusat di Istana Negara serta dilakukan mahasiswa dan masyarakat.

    "Untuk menghindari, kami lakukan antisipasi semaksimal mungkin," kata Badrodin di Istana Negara, Senin, 18 Mei 2015. "Kami komunikasikan. Mudah-mudahan, kalau terjadi demo, tidak sampai melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum."

    Badrodin mendapatkan informasi adanya demonstrasi besaran-besaran itu berdasarkan data intelijen. Dia mencurigai aksi nanti dilakukan tanpa adanya izin dari kepolisian. Musababnya, hingga saat ini, belum ada laporan kepada kepolisian soal izin demo.

    "Sampai sekarang, belum ada di Mabes Polri, tapi nanti saya cek ke Polda (Metro Jaya)," ujarnya. 

    Dia mengaku belum mengetahui motif demonstrasi besar-besaran itu. "Bagaimana pun tetap harus kami sikapi," tuturnya.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Memberangkatkan 529 Kloter pada Musim Haji 2019

    Pada musim haji 2019, Indonesia memberangkatkan 529 kelompok terbang, populer disebut kloter, yang akan dibagi dalam dua gelombang.