Jokowi Dilantik, Relawan Gelar Syukuran Rakyat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa menggelar aksi damai di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, 9 Oktober 2014. Dalam orasinya mereka mendukung Pemerintahan Jokowi-JK untuk memberantas Mafia Migas dan Tambang melalui perpendek rente perdagangan minyak mentah untuk efesiansi dan kebutuhan domestik. Tempo/Aditia Noviansyah

    Massa menggelar aksi damai di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, 9 Oktober 2014. Dalam orasinya mereka mendukung Pemerintahan Jokowi-JK untuk memberantas Mafia Migas dan Tambang melalui perpendek rente perdagangan minyak mentah untuk efesiansi dan kebutuhan domestik. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Joko Widodo dan Jusuf Kalla akan menjalani pelantikan pada 20 Oktober mendatang sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI. Untuk menyambut pelantikan itu, para relawan Jokowi-Kalla berencana menggelar kegiatan bertajuk "Syukuran Rakyat Salam 3 Jari".

    "Kegiatan ini dilakukan karena antusiasme masyarakat menyambut presiden dan wakil presiden, Pak Jokowi dan Pak JK," kata ketua panitia acara tersebut, Abdee Negara, dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Rabu, 15 Oktober 2014.

    Menurut Abdee, syukuran tersebut dirangkai dalam satu acara agar memilki makna. Acara yang akan digelar, antara lain, diskusi publik, doa bersama, kegiatan budaya, dan parade perarakan Jokowi.

    Serangkaian acara syukuran akan mulai digelar pada 17-18 Oktober 2014. "Nanti ada  diskusi publik bertema tantangan Jokowi-JK dalam pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan poros maritim dunia," kata Abdee. Sehari sebelum pelantikan, relawan menggelar doa bersama di Masjid Sunda Kelapa, yang juga akan dihadiri oleh Jokowi-JK.

    Sedangkan pada hari pelantikan, relawan menyiapkan kirab untuk mengantar Jokowi-Kalla menuju Istana Negara pada pukul 13.00. "Arak-arakan dimulai dari Bundaran Hotel Indonesia kemudian ke Istana Negara dan dilanjutkan ke  Monas," kata Abdee. (Baca: Pelantikan, Jokowi: Jangan ke Senayan, tapi Monas)

    NURIMAN JAYABUANA

    Berita lain:
    Tahir Beri Megawati Penghargaan dan Uang Rp 1 M

    Pemenang Cover Maroon 5 Penggembala Kambing 

    Tak Sreg dengan Taufik, Ini Cawagub Pilihan Ahok  




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.