Senin, 19 Februari 2018

Menteri Kehakiman: Eksekusi Terpidana Mati Bisa Dilakukan Kapan Saja

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 22 Juli 2003 11:13 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra, Rabu (5/2), menyatakan, eksekusi terhadap terpidana mati bisa dilakukan kapan saja. Hal ini menanggapi pertanyaan soal banyaknya terpidana mati yang tak kunjung dieksekusi, teratama setelah ada enam grasi terpidana mati yang ditolak presiden. Menurut sumber di Departemen Kehakiman, enam orang terpidana mati itu karena kasus narkoba dan pembunuhan terencana. Satu orang berasal dari India. Lainnya dari Indonesia. Masing-masing dari Jawa Timur, Palembang, dan Medan. Mereka ditolak grasinya oleh Presiden, 3 Februari lalu. Dari data Direktorat Jenderal Pemasyarakatan per 28 Januari lalu, terdapat 39 terpidana mati di Indonesia. Di antaranya Ang Kim Soei, yang saat ini berada di LP Pemuda, Tangerang. Saat ini Kim Soei tengah mengajukan banding. Terpidana lainnya adalah Sumiarsih, yang telah divonis sejak 1988. Ia telah mendekam di LP Wanita Malang selama 14 tahun 3 bulan. Terpidana mati itu, paling banyak di Cipinang 8 orang, disusul Surabaya 6 orang dan Tangerang 5 orang. (Anggoro GunawanTempo News Room)

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Globalisasi Cinta, Vicky Prasetyo dan Angel Lelga Menikah

    Ucapan Vicky Prasetyo soal Angel Lelga, Saya merasa reboisasi hati ini kian menjalar ketika globalisasi cintamu merasuk indepenisasi hatiku..."