Jalan Padang-Bukittinggi di Lembah Anai Diperkirakan Putus Seminggu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -Pemulihan Jalan Negara Padang-Bukittinggi melewati Lembah Anai yang putus total akibat longsor diperkirakan paling cepat sepekan lagi. Di jalan itu, dua jembatan roboh serta sebagian badan jalan ambruk.

    Koordinator Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Ade Edward mengatakan, kedua jembatan hiang tersapu banjir dan longsor.

    ”Sejumlah badan jalan antara di kawasan Lembah Anai di dekat Air Terjun juga runtuh. Agar bisa dilewati harus dibuat jembatan darurat dulu, ini bisa memakan waktu satu minggu,” kata Ade Edward, Rabu (31/3). ”Selain itu juga butuh waktu yang lama untuk membangun badan jalan.”

    Menurutnya, tadi malam hingga pukul 01.00 WIB tim SAR gabungan dan Dinas Pekerjaan Umum dengan menggunakan dua unit berhasil membuka akses jalan yang tertimbun longsor dari arah Padangpanjang.

    Sekitar 20 unit mobil, di antaranya bus dan minibus sudah berhasil dikeluarkan melewati jalur arah Padangpanjang. Sedangkan jalur dekat Pos Polisi di Silaiang di Lembah Anai hingga jembatan sebelum Air Terjun Lembah Anai dari arah Padang masih terisolir dan belum bisa dilewati.

    “Tinggal empat truk terkurung di Lembah Anai yang belum bisa dikeluarkan karena terjebak dijalan diantara dua jembatan yang rusak. Badan jalan di sana, sepanjang hampir dua kilometer tidak bisa dilewati sama sekali,” kata Ade Edward.

    Ia mengatakan tim gabungan baru baru bisa membersihkan sembilan titik longsor dari arah Padangpanjang hingga Pos Polisi Lembah Anai. “Sisanya belum, karena terhalang oleh jembatan di belokan sebelum Air Terjun yang rusak,” kata Ade Edward. Akibat putusnya jalan utama Padang-Bukittinggi ini, kendaraan terpaksa dialihkan ke jalur Padang-Solok.

    Atau lewat jalan alternatif Koto Mambang-Malalak atau jalur memutar ke Solok yang melewati jalur Taman Hutan Raya ke arah Padang. Namun kedua jalur itu pun rawan longsor.


    FEBRIANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.