AHY Minta Alokasi Anggaran Pemilu 2024 Dipersiapkan dengan Baik

Reporter

Editor

Amirullah

Ketua Komisi Pemilihan Umum Hasyim Asy'ari menerima berkas pendaftara dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Parta Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono pada acara Pendaftaran Partai Politik Calon Peserta Pemilu tahun 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Jumat, 5 Agustus 2022. Demokrat menjadi partai kedua belas yang datang ke KPU mendaftarkan diri sebagai calon peserta Pemilu 2024. Sebelumnya, 11 partai sudah tercatat mendaftar sebagai calon peserta Pemilu di KPU, yakni PDI-P, PKP, PKS, Partai Reformasi, Nasdem, Perindo, Prima, PBB, Pandai, PKN, dan Partai Garuda. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta alokasi anggaran negara untuk Pemilu 2024 dipersiapkan sebaik mungkin. Menurutnya kualitas Pemilu juga sangat ditentukan oleh sumber daya dan kesiapan anggaran tersebut.

“Ini yang kami terus dorong dan kita kawal, sehingga jangan sampai nanti ada kendala permasalahan teknis dan permasalahan-permasalahan lain yang dikaitkan tidak siapnya logistik Pemilu, termasuk anggaran Pemilu,” katanya saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta, Jumat, 5 Agustus 2022.

Menurutnya, anggaran negara untuk Pemilu 2024 jangan sampai macet, juga tidak boleh adanya penundaan pelaksanaan. Partai Demokrat, kata AHY, menegaskan bahwa uang dari negara tidak boleh dipermainkan dan mesti dijaga bersama.

“Jangan sampai ada upaya-upaya menunda, apalagi memperpanjang kekuasaan tanpa melalui pemilihan umum yang demokratis,” tuturnya.

Anggaran Pemilu Minta Dihitung Ulang

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md menjamin bahwa pemerintah akan memenuhi seluruh anggaran Pemilu 2024. Namun, pemerintah meminta KPU mengkalkulasi ulang biaya kebutuhan berdasarkan prioritas.

Di antaranya, pemerintah meminta KPU mengkaji ulang anggaran untuk kebutuhan pembangunan kantor/gudang serta kenaikan honorarium bagi badan ad hoc.

“Pemerintah menjamin bahwa biaya akan disediakan. Tetapi untuk yang sifatnya tidak pokok, misalnya pembangunan kantor, kenaikan honor, kenaikan jumlah TPS dan sebagainya, itu nanti kita diskusikan. Apakah perlu membangun kantor itu dalam situasi seperti sekarang? Honornya apa perlu seperti yang diusulkan sekarang, misalnya (naik) 30 persen saja dan seterusnya,” ujar Mahfud Md usai menggelar pertemuan dengan KPU dan Kemenkeu di kantornya, Kamis, 4 Agustus 2022.

Adapun total anggaran yang dibutuhkan KPU untuk tahapan pemilu dan persiapan pada 2022 sebesar Rp8,06 triliun. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran KPU 2022 yang telah teralokasi sebesar Rp2,45 triliun.

Masih ada kekurangan anggaran sekitar Rp5,6 triliun. Pada 26 Juli, melalui surat Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Nomor 5-336/AG/AG 5/2022, pemerintah baru menyetujui tambahan anggaran KPU sebesar Rp1,24 triliun.

Dengan demikian, total anggaran yang diterima baru 45,87 persen dari kebutuhan yang diusulkan sebesar Rp 8,06 triliun atau masih ada kekurangan anggaran sekitar Rp4,3 triliun.

Anggaran pemenuhan dukungan sarana dan prasarana, operasional perkantoran, paling minim terpenuhi yakni baru 17,21 persen. Salah satu kebutuhan dukungan sarana prasarana yang paling besar adalah untuk perbaikan kantor dan gudang.

Sementara dukungan untuk gaji, yang sudah cair sebesar 79,61 persen. KPU sebelumnya mengajukan kenaikan honorarium bagi badan ad hoc hingga tiga kali lipat dibandingkan 2019. Pada Pemilu 2019, honorarium badan ad hoc dianggap tidak setimpal dengan beban kerja mereka.

FAIZ ZAKI | DEWI NURITA

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Partai Masyumi Daftar ke KPU Diiringi Tarian Persembahan

1 jam lalu

Partai Masyumi Daftar ke KPU Diiringi Tarian Persembahan

Sebelum kedatangan Partai Masyumi, terdapat tiga partai politik yang telah mendaftarkan diri di KPU untuk menjadi partai peserta Pemilu 2024.


Daftarkan Partai Karya Republik ke KPU, Cucu Soeharto: Program Kami Buka Lapangan Kerja dan Kurangi Utang

2 jam lalu

Daftarkan Partai Karya Republik ke KPU, Cucu Soeharto: Program Kami Buka Lapangan Kerja dan Kurangi Utang

Partai Karya Republik menargetkan pemilih dengan basis agamis, nasionalis, dan milenial.


Deklarasi KIB, Tiga Ketum Bakal Sampaikan Visi dan Misi Jelang Pemilu 2024

5 jam lalu

Deklarasi KIB, Tiga Ketum Bakal Sampaikan Visi dan Misi Jelang Pemilu 2024

Tiga Ketua Umum partai politik Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bakal menyampaikan visi dan misi menghadapi Pemilu 2024 saat deklarasi


KPU Tak Perpanjang Tahapan Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024

5 jam lalu

KPU Tak Perpanjang Tahapan Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024

Idham mengatakan KPU akan mengakumulasi dokumen pendaftar parpol calon peserta Pemilu 2024 Senin dini hari 15 Agustus 2022.


Singgung Alasan Pembentukan KIB, Suharso Monoarfa: Agar Tak Durhaka pada Zamannya

6 jam lalu

Singgung Alasan Pembentukan KIB, Suharso Monoarfa: Agar Tak Durhaka pada Zamannya

Suharso Monoarfa menyebut salah satu tanda zaman besar adalah Masa Keemasan (Golden Time) yang akan dihadapi Indonesia.


Kata Gerindra soal Kemungkinan Prabowo Duet dengan Cak Imin hingga Puan Maharani

8 jam lalu

Kata Gerindra soal Kemungkinan Prabowo Duet dengan Cak Imin hingga Puan Maharani

Dengan dibukanya kemungkinan tersebut, Gerindra disebut masih bisa berkoalisi dengan PDIP, termasuk Prabowo Subianto berduet dengan Puan Maharani.


KPU Nyatakan Dokumen 10 Parpol untuk Pemilu 2024 Belum Lengkap

13 jam lalu

KPU Nyatakan Dokumen 10 Parpol untuk Pemilu 2024 Belum Lengkap

Dari 31 parpol yang telah mendaftar untuk Pemilu 2024 sampai dengan saat ini, Idham menyebut akan ada sembilan parpol yang akan mendaftar hari ini.


Koalisi Gerindra-PKB, Partai Demokrat Bilang Sedang Godok Kerjasama dengan Parpol Lain

21 jam lalu

Koalisi Gerindra-PKB, Partai Demokrat Bilang Sedang Godok Kerjasama dengan Parpol Lain

Setelah koalisi Gerindra-PKB, Partai Demokrat mengklaim sedang intens berkomunikasi dengan Partai NasDem dan PKS untuk koalisi di Pilpres 2024.


Daftar Sebagai Calon Peserta Pemilu 2024, Dokumen Partai Pelita dan Partai Kongres Belum Lengkap

1 hari lalu

Daftar Sebagai Calon Peserta Pemilu 2024, Dokumen Partai Pelita dan Partai Kongres Belum Lengkap

Partai Masyumi dan Partai Republik Satu, yang rencananya hari daftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 diundur besok


Gerindra Bali Bakal Habis-habisan Menangkan Prabowo di Pilpres 2024

1 hari lalu

Gerindra Bali Bakal Habis-habisan Menangkan Prabowo di Pilpres 2024

DPD Partai Gerindra Bali menyatakan siap puputan atau berjuang total untuk memenangkan Prabowo Subianto sebagai Presiden 2024.