Daya Tampung GBK Terbatas, Said Iqbal Pangkas Undangan di May Day Fiesta

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Presiden Partai Buruh, Said Iqbal berorasi saat aksi peringatan May Day di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Minggu, 1 Mei 2022. Alasan para buruh menggelar aksi di KPU yaitu mereka menuntut KPU agar jujur dan adil serta melaksanakan pemilu tepat waktu yaitu pada 24 Februari 2024. TEMPO/ Cristian Hansen

    Presiden Partai Buruh, Said Iqbal berorasi saat aksi peringatan May Day di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Minggu, 1 Mei 2022. Alasan para buruh menggelar aksi di KPU yaitu mereka menuntut KPU agar jujur dan adil serta melaksanakan pemilu tepat waktu yaitu pada 24 Februari 2024. TEMPO/ Cristian Hansen

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menyebut sekitar 50 ribu buruh yang mengikuti acara May Day Fiesta di Stadion GBK, Jakarta Pusat hari ini, Sabtu, 14 Mei 2022. Said bercerita, mendapatkan izin menggunakan fasilitas stadion setelah berkoordinasi dengan Kementerian Sekretariat Negara atau Kemensesneg.

    Awalnya, Said mengklaim pihaknya ingin menggunakan Jakarta International Stadium atau JIS sebagai lokasi May Day Fiesta. Namun izin penggunaan stadion besutan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu tak kunjung turun mendekati hari H.

    "Kami telah berkoordinasi pada dua minggu lalu, karena mencari tempat susah. Akhirnya dengan bantuan berbagai pihak, Setneg, Kepolisian, Mabes, dan Polda Metro Jaya, kami bisa menggunakan dengan beberapa persyaratan," ujar Said di GBK, Jakarta Pusat, Sabtu, 14 Mei 2022. 

    Said menerangkan, awalnya acara May Day Fiesta bakal mengundang 100 ribu buruh. Namun jumlah itu dipangkas setengahnya karena kapasitas GBK hanya 76 ribu saja.

    Mensesneg juga mengizinkan Partai Buruh menggelar acara di Stadion GBK dengan syarat para peserta memenuhi protokol kesehatan dan melakukan antigen serta vaksinasi booster. 

    "Itulah kesepakatannya, akhirnya boleh menggunakan GBK, JIS, dan Istora tidak lagi digunakan," ujar Said Iqbal. 

    Dalam acara May Day Fiesta hari ini, ribuan buruh dengan berpakaian oranye memenuhi seluruh tribun GBK. Mereka mengikuti rangkaian acara seperti mendengarkan orasi hingga pesta musik.

    Dalam aksi kali ini, ribuan buruh membawa sejumlah tuntutan. Seperti penolakan kenaikan PPn, menolak upah murah, penghapusan outsourcing, mensahkan RPP Perlindungan ABK dan Buruh Migran, menolak pengurangan peserta PBI Jaminan Kesehatan, wuudkan kedaulatan pangan dan reforma agraria, stop kriminalisasi petani, dan biaya pendidikan murah dan wajib belajar 15 tahun gratis.

    M JULNIS FIRMANSYAH 

     
    Baca: Partai Buruh Targetkan Raih 5,6 Juta Suara di Pemilu 2024


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Singapura

    Ustaz Abdul Somad, yang populer dengan sebutan UAS, mengaku dideportasi dari Singapura. Dia mengunggah video suasana di imigrasi.