Patuhi PSBB, Pimpinan DPR Tak Gelar Open House Idul Fitri

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi suasana open house. TEMPO/IRSYAN HASYIM

    Ilustrasi suasana open house. TEMPO/IRSYAN HASYIM

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, mengatakan pimpinan DPR tak menggelar open house Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini. Indra mengatakan hal ini juga dalam rangka mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan protokol waspada penyakit virus corona 2019 itu.

    "Pimpinan DPR RI tidak menggelar open house pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini," kata Indra dalam salinan keterangan yang ditujukan kepada anggota DPR dan jajaran Sekretariat Jenderal DPR, Sabtu 23 Mei 2020.

    Indra mengatakan pemberitahuan ini disampaikan sesuai arahan pimpinan DPR. Ia meminta agar informasi ini menjadi perhatian. "Demikian disampaikan. Selamat Idul Fitri 1441 H, mohon maaf lahir batin," kata dia.

    Biasanya, pimpinan DPR RI menggelar open house di rumah dinas di kawasan Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Anggota DPR, pimpinan lembaga dan ratusan undangan biasanya silih bergantian datang ke open house tersebut.

    Presiden Joko Widodo juga tak menggelar open house di Istana Negara maupun Istana Bogor. Juru bicara Presiden Bidang Sosial, Angkie Yudistia, sebelumnya mengatakan ini bagian dari komitmen pemerintah untuk menerapkan perjarakan fisik (physical distancing) di semua aktivitas.

    Angkie mengatakan open house memungkinkan terjadinya pertemuan massa dan interaksi jarak dekat, sehingga berpeluang terjadi penyebaran virus corona secara cepat. "Maka, hal ini dihindari oleh presiden yang kemudian diikuti oleh seluruh jajaran di bawahnya," kata Angkie dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 Mei 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.