Ini 3 Klaster dari 19 Kasus Positif Virus Corona di Indonesia

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas mengenakan pakaian pelindung lengkap saat bersiap menyambut kedatangan kru kapal pesiar Diamond Princess yang dinyatakan negatif virus corona di Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Minggu, 1 maret 2020. Pemerintah mengevakuasi 69 kru kapal pesiar Diamond Princess dari Yokohama, Jepang dan selanjutnya akan menjalani proses observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta. ANTARA

    Sejumlah petugas mengenakan pakaian pelindung lengkap saat bersiap menyambut kedatangan kru kapal pesiar Diamond Princess yang dinyatakan negatif virus corona di Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Minggu, 1 maret 2020. Pemerintah mengevakuasi 69 kru kapal pesiar Diamond Princess dari Yokohama, Jepang dan selanjutnya akan menjalani proses observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah baru saja mengumumkan 13 kasus baru positif virus corona di Indonesia pada Senin, 9 Maret 2020. "Sehingga, total saat ini sudah ada 19 kasus positif Covid-1 di Indonesia," ujar juru bicara penanganan wabah virus Corona, Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta pada Senin, 9 Maret 2020.

    Dari total keseluruhan korban yang dinyatakan positif Covid-19 ini terbagi ke tiga klaster yang merupakan gugus penyebaran dari penyakit tersebut. Ketiga gugus ini adalah:

    1. Klaster Warga Negara Jepang dan Lantai Dansa.

    Pemerintah pertama kali mengumumkan ada WNI yang positif corona pada 2 Maret 2020. Kasus ini berawal dari Warga Negara Jepang yang berinteraksi dengan salah seorang WNI. Belakangan, perempuan asal Jepang ini dinyatakan positif covid-19 ketika ia tiba di Malaysia.

    Penularan ini diduga terjadi ketika warga Jepang itu bertemu dengan pasien 01 di salah satu acara dansa di sebuah kafe yang ada di Jakarta. Kasus 01 ini kemudian berhubungan dengan kasus 02 yang merupakan ibu pasien pertama.

    Belakangan, juru bicara pemerintah untuk penanganan Corona, Achmad Yurianto, mengumumkan ada beberapa WNI lagi yang positif Covid-19. Mereka adalah kasus 03, 04, dan 05. Ketiga pasien ini terhubung dengan kasus 01.

    Kemudian kasus 01 itu juga berinteraksi dengan dua warga negara asing yang diidentifikasi sebagai kasus 10 dan 11. "Pasien nomor 10, dalam kondisi sakit ringan-sedang. Ini bagian tracing kasus 01. Selanjutnya kasus nomor 11, WNA, perempuan 54 tahun. Ini juga bagian tracing kasus 01," ujar Yurianto, Senin, 9 Maret 2020.

    Selain dua WNA, ada satu lagi WNI yang terhubung dengan kasus 01 yang diidentifikasi sebagai kasus 12. "Kasus nomor 12, laki-laki 31 tahun, kondisi sakit ringan-sedang, juga hasil contact tracing dari kasus 01," ujar Yurianto.

    Kemudian, ada juga kasus 13, perempuan 16 tahun, merupakan contact tracing dari sub klaster pasien nomor 03.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.