Philips J. Vermonte Terpilih Jadi Ketua Umum Persepi 2019-2024

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Eksekutif CSIS Philips J Vermonte (kanan) bersama politisi Partai Golkar Nurul Arifin, mengikuti rilis hasil survei nasional CSIS 2 tahun pemerintahan Jokowi, di Jakarta, 13 September 2016. Hasil rilis menyatakan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla terhadap empat bidang ekonomi, hukum, politik, dan maritim, meningkat. TEMPO/Imam Sukamto

    Direktur Eksekutif CSIS Philips J Vermonte (kanan) bersama politisi Partai Golkar Nurul Arifin, mengikuti rilis hasil survei nasional CSIS 2 tahun pemerintahan Jokowi, di Jakarta, 13 September 2016. Hasil rilis menyatakan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla terhadap empat bidang ekonomi, hukum, politik, dan maritim, meningkat. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Departemen Hubungan Internal Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia, Arya Fernandes, mengatakan Musyawarah Nasional Persepi memutuskan Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Philips J Vermonte kembali terpilih sebagai ketua umum untuk periode 2019-2024. Philips sebelum menjabat sebagai Ketua Persepi untuk periode 2016-2019.

    Dalam sambutannya, kata Arya, Philips menyampaikan ada tiga hal yang jadi prioritas Persepi dalam lima tahun ke depan.

    "Pertama, peningkatan kapasitas, profesionalitas dan kompetensi anggota melalui standarisasi metodologi dan alat ukur riset," kata Arya dalam keterangan tertulis, Jumat, 21 Februari 2020.

    Prioritas kedua, kata Arya, mengadakan berbagi pengetahuan melalui dukungan Persepi terhadap kegiatan-kegiatan ilmiah. "Ketiga, mendorong pemerintah untuk semakin menggunakan data-data hasil riset, termasuk survei opini publik untuk proses pengambilan kebijakan publik," kata dia.

    Pada periode kepengurusan sebelumnya, Badan Pengurus Harian (BPH) Persepi mempriotaskan pada aspek pembenahan tata kelola organisasi dan standarisasi pendaftaran keanggotaan. Saat ini, menurut Arya, Persepi beranggotakan 38 lembaga yang sudah terverifikasi melalui persyaratan yang ketat.

    Salah seorang anggota Dewan Etik, Hamdi Muluk, meminta Persepi secara kelembagaan mencermati perkembangan mutakhir dalam riset opini publik serta kecenderungan menguatnya gerakan open-science dalam komunitas akademik di tingkat global.

    Berikut adalah data anggota Persepi:

    Alvara Strategi Indonesia
    Arus Survei Indonesia
    Celebes Research Center
    Centre for Strategic and International Studies (CSIS)
    Charta Politika
    Cirus Surveyors Group
    Cyrus Network
    Haluoleo Institute
    Indekstat
    Indikator Politik Indonesia
    Indo Barometer
    Indo Consulting
    Indo Data
    Indo Riset Konsultan
    Indonesia Development Engineering Consultant (IDEC)
    Indopol Survey and Consultant
    Indopolling Network
    Institute Strategic Indonesia (Instrat)
    Konsep Indonesia
    Lembaga Survei Indonesia (LSI)
    LKPI
    Losta Institute
    LSI Strategi
    Pandawa Research
    Parameter Strategi Indonesia
    Parameter Konsultindo
    Pedoman Research Communication
    Politicawave
    Politika Research & Consulting (PRC)
    Polmark Indonesia
    Poltracking
    Populi Center
    Roda Tiga Konsultan
    Sands Analitik Indonesia
    SMRC
    Spektrum Politika
    SSI Script
    Voxpol


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.