KPK Periksa Ketua KPU dalam Kasus Suap Wahyu Setiawan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar, ketua KPU RI, Arief Budiman dan juru bicara KPK, Ali Fikri (kanan), bersama penyidik menunjukkan barang bukti uang hasil OTT Komisioner KPU RI, di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 9 Januari 2020. Penyidik KPK resmi menetapkan terhadap empat orang tersangka sebagai penerima suap yang diduga terkait penetapan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI terpilih 2019-2024. TEMPO/Imam Sukamto

    Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar, ketua KPU RI, Arief Budiman dan juru bicara KPK, Ali Fikri (kanan), bersama penyidik menunjukkan barang bukti uang hasil OTT Komisioner KPU RI, di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 9 Januari 2020. Penyidik KPK resmi menetapkan terhadap empat orang tersangka sebagai penerima suap yang diduga terkait penetapan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI terpilih 2019-2024. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman (Ketua KPU) dan anggota KPU Viryan Aziz dalam kasus suap yang menjerat mantan komisioner lembaga itu, Wahyu Setiawan. 

    Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka, Saeful Bahri yang merupakan staf di DPP PDIP. "Akan diperiksa sebagai saksi untuk SAF," kata pelaksana tugas juru bicara KPK, Ali Fikri, Selasa, 28 Januari 2020.

    Selain Arief dan Viryan, penyidik juga memanggil tiga orang staf KPU. Mereka adalah Kepala Biro Teknis KPU Nur Syarifah, Kepala Bagian Umum Yayu Yuliani, dan Kepala Sub Bagian Pemungutan, Perhitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilu, Andi Bagus Makawaru.

    Arief dan Viryan telah datang ke KPK. Sebelum masuk gedung KPK, Arief mengatakan tak terlibat dalam kasus ini. "Kan jelas keputusan kita, dalam surat yg kita putuskan itu, kan enggak bisa diproses PAW-nya," kata dia.

    Dalam perkara ini, KPK menetapkan Saeful dan caleg PDIP Harum Masiku menjadi tersangka pemberi suap kepada Wahyu Setiawan. Suap diduga diberikan untuk memuluskan jalan Harun menjadi anggota DPR lewat jalur PAW. Harun hingga kini masih buron.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.