Menteri Tjahjo Kumolo: 170 Bintang 3 TNI Tak Punya Meja

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan pada salah satu dari tiga matra Tentara Nasional Indonesia (TNI) ada sebanyak 173 perwira dengan pangkat Jenderal yang tidak punya pekerjaan. “Ada satu matra TNI, itu bintang 1 sampai bintang 3 itu jabatannya staff khusus yang jumlahnya 173, yang gak punya meja,” kata Tjahjo di rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Senin, 18 November 2019.

    Menurut Menteri, kini sudah ada penyesuaian penambahan jabatan alokasi untuk bintang tiga di TNI. Hal yang sama tengah dikaji untuk Brimob, Kopasus, Paskhas, dan Marinir.

    Masalah yang sama juga terjadi di kepolisian. Pangkat komisaris besar sudah menumpuk. Hal ini akan diserasikan, termasuk dalam reformasi birokrasi. Berbarengan dengan penghapusan eselon 3 dan 4 untuk mempersingkat rentang komando.

    Menurut Tjahjo Kumolo, saat ini alur birokrasi cukup panjang dan rumit. Eselon 1 baru dapat bertindak apabila mendapat laporan dari eselon 2, dan 3. “Nah ini yang Pak Presiden mau rampingkan. Saya persilakan dari masing-masing deputi untuk memperkenalkan.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.