Adik BJ Habibie Geram Banyak Kabar Hoaks soal Kondisi Kakaknya

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gestur B.J Habibie saat syuting acara Mata Najwa di Kampus Unhas Makassar, 30 Agustus 2014. Acara tersebut juga  mengahadirkan Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, Politisi Meutya Hafid dan Musisi Abdy Slank. TEMPO/Hariandi Hafid

    Gestur B.J Habibie saat syuting acara Mata Najwa di Kampus Unhas Makassar, 30 Agustus 2014. Acara tersebut juga mengahadirkan Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, Politisi Meutya Hafid dan Musisi Abdy Slank. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Jakarta - Adik kandung Presiden ketiga BJ Habibie, Sri Soedarsono, geram dengan pemberitaan hoaks tentang kondisi kakaknya. Sebelumnya beredar kabar bahwa Habibie meninggal dunia.

    "Kok, ada orang iseng seperti itu ya, tapi mudah-mudahan umur panjang. Terima kasih ya, mohon doanya," kata Sri usai menjenguk Habibie di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa, 10 September 2019.

    Sri mengatakan kondisi kakak kandungnya itu berangsur-angsur membaik. Meski tak bisa berbicara, Habibie berkomunikasi lewat bahasa isyarat. Misalnya mengangguk atau menggelengkan kepala.

    Ia berharap, maraknya kabar hoaks soal kondisi Habibie akan terjadi sebaliknya. "Kalau banyak berita bohong, ini artinya kita umur panjang, ya bapak ya," ujar Sri.

    Beredar informasi BJ Habibie meninggal pada Selasa, 10 September 2019 dinihari. Informasi tersebut beredar di sosial media Facebook dan aplikasi pesan WhatsApp. Pesan tersebut mulai muncul Selasa dinihari sekitar pukul 00.00 WIB.

    Asisten Pribadi Presiden RI Ketiga BJ Habibie, Rubijanto membantah kabar tersebut. "Pagi ini beredar berita Hoax. Beliau dalam keadaan aman terkendali. Terima kasih," kata Rubijanto saat dihubungi wartawan pada Selasa, 10 September 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.