Capim KPK, Pansel Tanya Soal Struktur KPK ke Aktivis Malang

Reporter

Editor

Amirullah

Aktivis antikorupsi, Luthfi Jayadi Kurniawan, mengikuti wawancara uji publik calon pimpinan KPK di Sekretariat Negara, Jakarta, 28 Agustus 2019. Tempo/Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta - Aktivis antikorupsi dari Malang, Luthfi Jayadi Kurniawan, dicecar sejumlah pertanyaan dari anggota panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK), Indriyanto Seno Adji. Salah satunya adalah kelengkapan struktural di KPK.

Indriyanto yang pernah menjadi komisioner KPK ini mulanya menanyakan jumlah deputi yang ada di lembaga antikorupsi itu.

Luthfi menjawab ada lima. Ia pun menyebutkan beberapa seperti Deputi Pencegahan, Deputi Penindakan, Deputi Informasi dan Data.

Kemudian, Indriyanto menanyakan sejak kapan Luthfi menjadi pegiat antikorupsi. Luthfi menjawab sejak 1998.

"Sudah lama sekali ya, sebelum ada UU KPK. (Jumlah) Deputi saja bisa tidak tahu, gimana. Gini Pak, kalau Bapak di sana, saya kan pernah di sana (KPK), itu kelengkapan struktural di sana Bapak harus kuasai, ya, Pak Luthfi," kata Indriyanto.

Jumlah deputi di KPK diketahui ada empat, yaitu Deputi Bidang Pencegahan, Deputi Bidang Penindakan, Deputi Bidang Informasi dan Data, dan Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat.

Menurut Indriyanto, penjelasan Luthfi dalam edukasi dan narasi pencegahan korupsi sebetulnya bagus. Namun, ia ingin menguji pengetahuan Luthfi mengenai penindakan. Ia pun bertanya lagi kepada Luthfi, apakah dia paham Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

"Kalau belum, bilang belum Pak. Karena sebagai pimpinan pada ekspose terbatas maupun pleno, pimpinan harus kasih pendapat. Jadi harus memahami hukum atau enggak, amburadul lembaga penegak yang sangat dipercaya masyarakat," ujarnya.

Luthfi pun hanya menjawab bahwa dia akan berusaha memahami UU Tipikor ketika terpilih sebagai pimpinan. Indriyanto kembali mencecar dengan menanyakan perbedaan Pasal 5 dan Pasal 12 huruf a dan b dalam UU Tipikor.






Johanis Tanak Mantan Jaksa, Anggota Komisi III: Lengkapi Komposisi Pimpinan KPK

6 hari lalu

Johanis Tanak Mantan Jaksa, Anggota Komisi III: Lengkapi Komposisi Pimpinan KPK

Menurut Benny, latar belakang Johanis Tanak sebagai jaksa bakal melengkapi komposisi pimpinan di lembaga antirasuah tersebut.


Johanis Tanak Terpilih Menjadi Wakil Ketua KPK Gantikan Lili Pintauli

6 hari lalu

Johanis Tanak Terpilih Menjadi Wakil Ketua KPK Gantikan Lili Pintauli

Johanis Tanak mendapat suara terbanyak dalam voting tertutup yang digelar Komisi III DPR. Setelah ini nama Johanis Tanak diserahkan ke Presiden.


Romahurmuziy Cerita Ada Keponakan Capim KPK Minta Jabatan di PPP

13 Januari 2020

Romahurmuziy Cerita Ada Keponakan Capim KPK Minta Jabatan di PPP

Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan ada keponakan capim KPK yang meminta jabatan di PPP.


Gerilya PDIP Pilih Lima Nama Capim KPK Sebelum Uji Kelayakan

16 September 2019

Gerilya PDIP Pilih Lima Nama Capim KPK Sebelum Uji Kelayakan

PDIP sejak awal meminta fraksi-fraksi lain meloloskan Irjen Firli Bahuri sebagai capim KPK yang baru.


Pakar Hukum UGM Ini Berharap Ada Kejutan dari KPK

13 September 2019

Pakar Hukum UGM Ini Berharap Ada Kejutan dari KPK

Ia mencatat beberapa pimpinan baru KPK yang tak memiliki masalah dalam aspek integritas, namun di sisi lain bermasalah dalam aspek penerimaan publik.


Fahri Hamzah: Senin, 5 Capim KPK Ditetapkan dalam Paripurna DPR

13 September 2019

Fahri Hamzah: Senin, 5 Capim KPK Ditetapkan dalam Paripurna DPR

Komisi III DPR juga langsung mengadakan rapat antar-pimpinan kelompok fraksi dan memilih Firli Bahuri sebagai Ketua KPK periode 2019-2023.


Lima Catatan LHKPN Pimpinan KPK 2019-2023

13 September 2019

Lima Catatan LHKPN Pimpinan KPK 2019-2023

Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah memilih lima nama sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.


Sudirman Said: Mundurnya Saut Situmorang Tanda Ada Ketidakberesan

13 September 2019

Sudirman Said: Mundurnya Saut Situmorang Tanda Ada Ketidakberesan

Reaksi Saut Situmorang, dinilai Sudirman Said sebagai bel panggilan bagi masyarakat.


Capim KPK Luthfi Jayadi Setuju Revisi UU KPK Tapi Harus Hati-hati

13 September 2019

Capim KPK Luthfi Jayadi Setuju Revisi UU KPK Tapi Harus Hati-hati

Menurut anggota Malang Corruption Watch itu, revisi UU KPK bisa dilakukan karena semua produk hukum dapat diubah. Namun ia gagal terpilih.


Tes Kelayakan Capim KPK Firli Bahuri, 5 Pemuda Angkat Poster SOS

12 September 2019

Tes Kelayakan Capim KPK Firli Bahuri, 5 Pemuda Angkat Poster SOS

5 orang pemuda mengangkat poster SOS ketika DPR menggelar tes kelayakan untuk capim KPK Firli Bahuri.