PT PAL Serahkan Kapal Perang Rumah Sakit Jenis LPD 124 ke TNI AL

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ilustrasi kapal perang milik Australia. TEMPO/Iqbal Lubis

TEMPO.CO, Jakarta - PT PAL Indonesia menyerahkan Kapal Perang Rumah Sakit jenis Landing Platform Dock (LPD) 124 dengan nama KRI Semarang pesanan TNI AL, sebagai bagian melengkapi armada militer multi tugas yang mampu mendukung tugas nonmiliter.

Baca juga: Bantu Pencarian Lion Air, Ini Kemampuan Kapal Perang TNI AL

Penyerahan dilakukan di Dermaga Divisi Kapal Niaga, PT PAL Indonesia, Kawasan Ujung Tanjung Perak, Surabaya, Senin, 21 Januari 2019. Direktur Utama PT PAL Indonesia, Budiman Saleh mengatakan kapal yang diproduksi insan PAL Indonesia ini telah melalui tahap pengecekan dan serangkaian pengetesan yang ketat.

"Setelah melalui tahapan 'sea trial' yang dilaksanakan tiga hari, kemudian dilanjutkan dengan Commodorre Inspection, kapal ini telah teruji kualifikasinya," tutur Budiman.

Ia mengatakan, dengan sumber daya yang ada, PT PAL Indonesia selalu siap untuk pesanan selanjutnya, dan tidak akan henti-hentinya melakukan transformasi untuk pasar kapal kombatan.

Dikatakannya, proses produksi kapal sudah sesuai dengan rencana yang ditetapkan, dengan adanya penambahan fungsi khusus yang akan melengkapi tugas kapal ini ke depannya. Sebelumnya, kapal perang rumah sakit ini proses pengerjaannya dilakukan selama 23 bulan dengan fasilitas dua kapal pengangkut kecil atau "Landing Craft Utility" (LCU) dan total daya angkut 700 penumpang.

Baca juga: Industri Banyuwangi Berhasil Ciptakan Tank Boat Pertama di Dunia

Kapal dengan nomor pembangunan W000298 ini dibangun atas kontrak jual beli NO KTR/03/02-49/I/2017/Disadal memiliki kecepatan sebesar 16 knot dengan mesin pendorong sebesar 2 x 2920 KW dan mampu bertahan selama 30 hari di laut serta bisa mengangkut tiga helikopter dan dua kapal LCVP serta beberapa kendaraan tempur.

Sementara itu, dengan adanya tambahan satu kapal perang rumah sakit, melengkapi armada TNI AL yang sebelumnya hanya memiliki satu kapal perang rumah sakit, yakni KRI dr Soeharso.






TNI AL Gelar Upacara HUT ke-77, Laksamana Yudo Margono Jadi Inspektur Upacara

15 hari lalu

TNI AL Gelar Upacara HUT ke-77, Laksamana Yudo Margono Jadi Inspektur Upacara

Kepala Staf TNI AL Laksamana Yudo Margono menjadi inspektur upacara saat memimpin peringatan Hari Ulang Tahun Ke-77 TNI Angkatan Laut.


Kronologi Pesawat Bonanza Jatuh di Surabaya hingga Ditemukan

18 hari lalu

Kronologi Pesawat Bonanza Jatuh di Surabaya hingga Ditemukan

Pesawat latih jenis G-36 Bonanza milik TNI AL jatuh di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), Jawa Timur. Ditemukan 15 meter di permukaan air.


Apa Fungsi Kursi Pelontar Pesawat Tempur?

18 hari lalu

Apa Fungsi Kursi Pelontar Pesawat Tempur?

Kursi pelontar fitur untuk menyelamatkan pilot dan kopilot saat keadaan darurat


Pesawat Bonanza TNI AL yang Jatuh di Selat Madura Tak Dilengkapi Kursi Lontar

18 hari lalu

Pesawat Bonanza TNI AL yang Jatuh di Selat Madura Tak Dilengkapi Kursi Lontar

Danpuspenerbal Laksamana Muda TNI Dwika Tjahja Setiawan menyebut pesawat TNI AL jenis G-36 Bonanza tak dilengkapi dengan kursi lontar.


Bantu Kinerja TNI AL, ITS Kembangkan Lampu Morse Otomatis

18 hari lalu

Bantu Kinerja TNI AL, ITS Kembangkan Lampu Morse Otomatis

Inovasi mahasiswa ITS tersebut muncul untuk menyelesaikan masalah lampu komunikasi di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yang masih manual.


Spesifikasi Pesawat G-36 Bonanza T-2503 yang Jatuh di Selat Madura

19 hari lalu

Spesifikasi Pesawat G-36 Bonanza T-2503 yang Jatuh di Selat Madura

Pesawat G-36 Bonanza T-2503 TNI AL jatuh di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), perairan Selat Madura


Pesawat TNI AL Jatuh di Selat Madura, Danpuspenerbal: Kondisinya Layak Terbang

19 hari lalu

Pesawat TNI AL Jatuh di Selat Madura, Danpuspenerbal: Kondisinya Layak Terbang

Laksamana Muda TNI Dwika Tjahja Setiawan menjelaskan, pesawat TNI AL jenis G-36 Bonanza saat jatuh di Laut Selat Madura sedang dalam kondisi baik.


Profil Pesawat G-36 Bonanza T-2053 TNI AL yang Jatuh di Selat Madura

19 hari lalu

Profil Pesawat G-36 Bonanza T-2053 TNI AL yang Jatuh di Selat Madura

Pesawat G-36 Bonanza T-2503 milik TNI Angkatan Laut mengalami kecelakaan, jatuh saat latihan


Titik Pesawat Bonanza TNI AL yang Jatuh di Selat Madura Terdeteksi

19 hari lalu

Titik Pesawat Bonanza TNI AL yang Jatuh di Selat Madura Terdeteksi

TNI AL mengerahkan 7 KRI, 1 Pesud CN235, 2 helikopter, 2 KAL, 2 tim Kopaska, dan 2 tim-tim penyelam untuk mencari pesawat tersebut.


Pencarian Pesawat TNI AL yang Jatuh di Selat Madura Masih Terus Dilakukan

19 hari lalu

Pencarian Pesawat TNI AL yang Jatuh di Selat Madura Masih Terus Dilakukan

TNI AL mengerahkan 13 KRI, 1 KAL,1 Tim Kopaska, dan 1 Tim Penyelam, untuk membantu proses pencarian pesawat udara jenis G-36 Bonanza T-2503.