Kapolri Akan Pimpin Satgas Usut Pengaturan Skor Sepak Bola

Reporter

Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Dok.TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menyatakan Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian akan memimpin secara langsung satuan tugas (satgas) yang mengawal pengaturan skor dalam sepak bola Indonesia. Satgas ini akan segera dibentuk sebelum pertandingan Liga1 2019 bergulir atau sekitar April 2019.

Baca: Selidiki Pengaturan Skor, PSSI Bikin komite Khusus

"Satgas nantinya langsung dikendalikan oleh Pak Kapolri sendiri. Termasuk dalam memilih personel, memilih kualifikasi di bidang penyidikan," ujar Dedi di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Kamis, 20 Desember 2018.

Dedi mengatakan, nantinya dalam satgas ini akan ada dua sub satgas lagi, sub penyelidikan dan sub penyidikan. Sub penyelidikan akan melakukan investigasi ketika ada indikasi suatu pelanggaran skor terjadi dalam suatu pertandingan. Jika terbukti, maka kasus akan dilimpahkan ke sub penyidikan.

"Di sub penyidikan juga akan ditentukan pasal apa yang dikenakan. Apakah penipuan, pemerasan, atau judi," ujar Dedi.

Baca: Dugaan Pengaturan Skor, PSSI Selidiki 2 Laga Berstatus Red Flag

Selain itu, satgas pengawalan pengaturan skor hanya akan melibatkan anggota polisi saja. Sebab, kata Dedi, kerja sama dalam satgas ini bersifat mendampingi PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) dari segi penegakan hukum. Karena itu, tidak perlu menarik pengurus PSSI masuk ke dalam satgas.

"PSSI pun berkomitmen bekerja sama memberantas mafia skor karena mengganggu," kata Dedi.

Isu pengaturan skor kembali mencuat setelah manajer Madura FC, Januar Herwanto, membuat pengakuan. Januar mengungkapkan dirinya pernah ditawari sejumlah uang oleh anggota Komite Eksekutif PSSI, Hidayat, agar timnya mengalah saat bertanding melawan PSS Sleman di Liga 2.

Baca: Kapten Sriwijaya FC Bicara Soal Tawaran Suap Komplotan Mafia Bola

Hidayat kemudian mundur dari Exco PSSI. Buntut kejadian itu, dia juga dikenai sanksi dari PSSI berupa larangan beraktivitas di sepak bola selama tiga tahun. Dia juga diwajibkan membayar denda Rp 150 juta dan tidak diperkenankan memasuki stadion selama dua tahun.






Jadwal Timnas Indonesia di Piala Dunia Amputasi 2022, Argentina Jadi Rintangan Pertama

9 jam lalu

Jadwal Timnas Indonesia di Piala Dunia Amputasi 2022, Argentina Jadi Rintangan Pertama

Timnas sepak bola amputasi Indonesia menjadi satu-satunya wakil dari Asia Tenggara yang akan bermain di Piala Dunia Amputasi 2022 di Turki.


Liga 1: Persis Solo Tunda Permohonan Pelatih Baru

10 jam lalu

Liga 1: Persis Solo Tunda Permohonan Pelatih Baru

Sejak mengganti Jacksen F. Tiago dari kursi pelatih, klub Liga 1 Persis Solo masih ditangani pelatih sementara, Rasiman.


Tito Karnavian Temui Mendagri Jepang, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

10 jam lalu

Tito Karnavian Temui Mendagri Jepang, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengunjungi Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, Minoru Terada di Tokyo.


Jadwal Timnas Indonesia Padat pada 2023, PSSI Berencana Adakan Pelatih Pengganti

18 jam lalu

Jadwal Timnas Indonesia Padat pada 2023, PSSI Berencana Adakan Pelatih Pengganti

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, mengatakan akan mendiskusikan soal adanya pelatih pengganti untuk menangani Timnas Indonesia.


Bharada E Ladeni Deolipa Yumara, Pengacara: Cuma Ingin Tahu Maunya Apa Sih

18 jam lalu

Bharada E Ladeni Deolipa Yumara, Pengacara: Cuma Ingin Tahu Maunya Apa Sih

Pengacara Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Ronny Berty Talpesy, menyatakan bakal hadir pada sidang lanjut gugatan perdata Deolipa Yumara.


KPAI Sebut Sindikat Judi Online Sasar Anak-anak Lewat Mainan

19 jam lalu

KPAI Sebut Sindikat Judi Online Sasar Anak-anak Lewat Mainan

KPAI menemukan indikasi para sindikat judi online kini menyasar anak-anak lewat mainan, setelah Kapolri mulai mengetatkan penuh terhadap judi online


Deolipa Yumara Gugat Kapolri dan Bharada E Rp 15 Miliar, Sidang Lanjut Hari Ini

20 jam lalu

Deolipa Yumara Gugat Kapolri dan Bharada E Rp 15 Miliar, Sidang Lanjut Hari Ini

Sidang gugatan perdata Deolipa Yumara terhadap Bharada E serta pengacaranya dan Kabareskrim dilanjutkan hari ini.


Piala Dunia 2022 di Qatar: Profil Arab Saudi yang Bersiap Tampil untuk Keenam Kalinya

22 jam lalu

Piala Dunia 2022 di Qatar: Profil Arab Saudi yang Bersiap Tampil untuk Keenam Kalinya

Arab Saudi lolos ke Piala Dunia 2022 melalui babak kedua Kualifikasi Zona Asia dan ini akan menjadi penampilan mereka keenam di kejuaraan dunia.


Top Nasional: Kombes Ade Ary Syam Jadi Kapolres Jaksel, Kehadiran Anies di Mukercab PPP Tak Ada Kaitan dengan Pilpres

1 hari lalu

Top Nasional: Kombes Ade Ary Syam Jadi Kapolres Jaksel, Kehadiran Anies di Mukercab PPP Tak Ada Kaitan dengan Pilpres

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi 30 perwira Polri ke sejumlah jabatan, Kapolres Jaksel dijabat Kombes Ade Ary Syam Idradi


Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi, Dekat Ulama, Staf Pribadi 3 Kapolri

1 hari lalu

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi, Dekat Ulama, Staf Pribadi 3 Kapolri

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi pernah menjabat Kapolresta Tangerang pada tahun 2019.