Pengamat: Reuni Akbar 212 Bisa Rugikan Prabowo - Sandiaga

Reporter

Editor

Elik Susanto

Calon Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam Pembekalan Relawan Prabowo-Sandi di Istora Senayan, Jakarta, 22 November 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens menilai Reuni Akbar 212 hari ini, Minggu, 2 Desember 2018, dapat berpengaruh terhadap banyak hal terkait politik elektoral. Salah satunya, kata dia, reuni tersebut dapat memperlemah dukungan terhadap pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Baca: Nama Prabowo Dielu-elukan Peserta Reuni Akbar 212

"Ini tergantung bagaimana massa Reuni Akbar 212 melakukan gerakan," ujar Boni dalam diskusi di kawasan Kuningan, Jakarta, Sabtu, 1 Desember 2018. Reuni Akbar 212 merupakan peringatan aksi yang terjadi pada 2 Desember 2016.

Saat itu, agenda Aksi 212 menyoal mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang disebut menistakan agama. Adapun agenda reuni sekarang, beraroma dukungan pada Prabowo-Sandiaga untuk Pilpres 2019. Reuni 212 hari ini dimulai pukul 03.00 hingga menjelang 12,00 WIB.

Boni mengatakan. Reuni 212 juga dapat memperlemah elektabilitas Prabowo jika massa menyatakan dukungan terang-terangan terhadap mantan Komandan Jenderal Kopassus itu. Sebab, kata dia, gerakan 212 seharusnya bertujuan memperingati aksi 2 Desember 2016 lalu, bukan gerakan politik mendukung pasangan calon. "Ini akan memicu antipati publik terhadap mereka".

Menurut Boni, jika massa Reuni Akbar 212 menyatakan dukungan ke Prabowo juga dapat dianggap sebagai pelanggaran pemilu. Apalagi jika Prabowo hadir dalam acara tersebut, bisa dinilai sebagai kampanye di ruang terbuka yang belum diperbolehkan dalam Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018. "Ini tergolong suatu pelanggaran kampanye dan tentu merugikan Prabowo-Sandiaga," kata Boni.

Boni menambahkan, Reuni Akbar 212 merupakan gerakan politik yang bertujuan menguntungkan kubu oposisi. Sebab, Reuni Akbar 212 ini mengangkat wacana yang mengarah kepada serangan terhadap pemerintah. "Ini murni gerakan oposisi politik dan pasti menguntungkan kubu Prabowo dan Sandiaga," kata Boni.

Aksi Pendukung Prabowo






Wagub DKI Jakarta Jelaskan Alasan JIS Terlarang untuk Reuni 212

15 Mei 2022

Wagub DKI Jakarta Jelaskan Alasan JIS Terlarang untuk Reuni 212

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengungkapkan alasan Jakarta International Stadium (JIS) terlarang untuk reuni 212.


Top 3 Metro: Polisi Setop Kasus Nicholas Sean, Panitia Reuni 212 Puji Aparat

5 Desember 2021

Top 3 Metro: Polisi Setop Kasus Nicholas Sean, Panitia Reuni 212 Puji Aparat

Polisi menyatakan kasus dugaan penganiayaan anak Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Nicholas Sean Purnama terhadap Ayu Thalia tak terbukti


Tokoh Reuni 212 Belum Tentukan Sikap untuk Pilpres 2024

4 Desember 2021

Tokoh Reuni 212 Belum Tentukan Sikap untuk Pilpres 2024

Ketua Steering Committee Reuni 212, Yusuf Muhammad Martak, menyatakan Persaudaraan Alumni 212 belum menentukan sikap jelang Pilpres 2024


Panitia Reuni 212 Sebut Peserta Kecewa Ada Penyekatan Polisi

4 Desember 2021

Panitia Reuni 212 Sebut Peserta Kecewa Ada Penyekatan Polisi

Koordinator Kuasa Hukum Reuni 212, Aziz Yanuar, mengatakan peserta aksi menyesalkan adanya larangan dan penyekatan yang dilakukan polisi


Reuni 212 Berjalan Lancar, Kuasa Hukum Apresiasi Aparat Keamanan: Humanis

4 Desember 2021

Reuni 212 Berjalan Lancar, Kuasa Hukum Apresiasi Aparat Keamanan: Humanis

Aziz pun menyatakan bahwa panitia Reuni 212 mengapresiasi TNI, polisi, Satgas Covid-19 DKI, maupun Satpol PP yang bertugas pada 2 Desember.


Top 3 Metro: Polisi Sebut Reuni 212 Bukan Unjuk Rasa, Sumur Resapan Ambles

3 Desember 2021

Top 3 Metro: Polisi Sebut Reuni 212 Bukan Unjuk Rasa, Sumur Resapan Ambles

Berita terpopuler hari ini didominasi Reuni 212 mulai dari alasan peserta yang dicegat polisi hingga pencegahan yang dilakukan Polda Metro Jaya.


Bantah Diskriminatif Soal Izin Reuni 212, Polisi: Silakan Tanya Pak Gubernur

2 Desember 2021

Bantah Diskriminatif Soal Izin Reuni 212, Polisi: Silakan Tanya Pak Gubernur

Polda Metro Jaya mengatakan, izin Reuni 212 tak dikeluarkan oleh mereka lantaran tidak ada rekomendasi dari Pemprov DKI dan Satgas Covid-19.


Cerita 5 Anak Mau Reuni 212 Karena Ajakan Grup WA Berakhir di Kantor Polisi

2 Desember 2021

Cerita 5 Anak Mau Reuni 212 Karena Ajakan Grup WA Berakhir di Kantor Polisi

Lima anak yang masih di bawah umur diamankan polisi karena ketahuan mau ikut Reuni 212 di bundaran Patung Kuda Monas.


Aparat TNI Polri Tetap Bersiaga di Azzikra Antisipasi Datangnya Massa Reuni 212

2 Desember 2021

Aparat TNI Polri Tetap Bersiaga di Azzikra Antisipasi Datangnya Massa Reuni 212

Aparat gabungan TNI Polri tetap disiagakan di gerbang masuk kawasan Azzikra, mengantisipasi datangnya massa Reuni 212.


Massa Reuni 212 Tak Ada Lagi, Polisi Buka Penyekatan di Sekitar Patung Kuda

2 Desember 2021

Massa Reuni 212 Tak Ada Lagi, Polisi Buka Penyekatan di Sekitar Patung Kuda

Setelah massa Reuni 212 tak ada lagi di seputaran Patung Kuda, Jakarta Pusat, polisi membuka penyekatan di sana. Pembukaan dimulai pukul 14.00 WIB.