Pengurus Sebut Belum ada Acara Jokowi di Istiqlal saat Reuni 212

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa ribuan orang dalam Aksi Bela Tauhid 2 mulai bergerak dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, usai Salat Jumat, 2 November 2018. Mereka rencananya akan menggelar demonstrasi pembakaran bendera di depan Istana Negara. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Massa ribuan orang dalam Aksi Bela Tauhid 2 mulai bergerak dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, usai Salat Jumat, 2 November 2018. Mereka rencananya akan menggelar demonstrasi pembakaran bendera di depan Istana Negara. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abdul Salam mengatakan hingga kini mereka belum menerima info jika Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan datang ke Istiqlal pada 2 Desember 2018 untuk menghadiri peringatan maulid. "Sampai saat ini belum ada info ke kami mengenai acara tersebut," kata Abu lewat pesan singkat pada Tempo, Senin, 26 November 2018.

    Simak: Larang Massa Reuni Akbar 212 ke Istiqlal, PA 212: Ada Jokowi

    Yang pasti, kata Abu, di tanggal itu belum ada agenda apapun di Istiqlal. "Untuk tanggal 2 Desember masih kosong," kata dia.

    Sebelumnya, juru bicara Persaudaraan Alumni 212 atau PA 212, Novel Bamukmin, mengimbau massa yang hendak mengikuti reuni aksi 212 (2 Desember 2016) untuk tidak merapat ke Masjid Istiqlal. Novel berdalih mendapat informasi bahwa di hari yang sama ada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Istiqlal yang akan dihadiri Jokowi.

    "Acara di Istiqlal akan dihadiri Joko Widodo. Kami enggak mau massa salah tempat. Jokowi beda dengan kami," kata Novel. Menurut Novel, agenda pihaknya tak sejalan dengan agenda yang menghadirkan Jokowi. Novel menegaskan sikap mereka jelas tak mendukung Jokowi.

    Novel menuturkan khusus tahun ini, reuni akbar 212 akan berkonsentrasi di Monumen Nasional alias Monas. Massa, yang pada tahun sebelumnya diperkenankan menyemut sampai Masjid Istiqlal, kini tak boleh mendekat ke masjid itu. Bahkan, untuk salat, massa diminta melaksanakannya di lapangan Monas.

    Untuk menjaga ketertiban lantaran agenda reuni juga berbarengan dengan Car Free Day, Novel meminta massa mengikuti arahan petugas. "Ikuti saja Satpol PP atau Polisi supaya aman," katanya.

    Agenda reuni akbar 212 tahun ini mengusung tema bendera Tauhid. Massa 212 bakal mengibarkan 1 juta bendera Tauhid. Adapun peserta yang diperkirakan telah mengkonfirmasi bakal datang ke acara tersebut berjumlah 3-4 juta orang. Novel mengatakan peserta datang dari sejumlah daerah di Indonesia.

    Baca: Polri Belum Tahu Ormas yang Akan Hadiri Reuni Akbar 212

    Tahun ini, reuni akbar akan digelar mulai pukul 03.00 WIB hingga 10.00 WIB. Massa diimbau berkumpul di Monas sejak dinihari. Novel mengatakan acara tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya lantaran bakal mengangkat pentas seni bernuansa Islami. PA 212 akan turut mengundang Nisa Sabyan sebagai pengisi acara.

    Simak berita seputar Jokowi di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.