Kamis, 15 November 2018

Taufik Kurniawan Tersangka, Badan Pemenangan Prabowo Tanyai PAN

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan memimpin rapat didampingi Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kiri), Agus Hermanto (kedua kanan) dan Fahri Hamzah (Kanan) pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 24 Agustus 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan memimpin rapat didampingi Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kiri), Agus Hermanto (kedua kanan) dan Fahri Hamzah (Kanan) pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 24 Agustus 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga Uno belum memastikan langkah evaluasi terhadap posisi Taufik Kurniawan di dalam tim. Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan kemungkinan mengganti Taufik sebagai anggota Dewan Pakar diserahkan sepenuhnya kepada Partai Amanat Nasional.

    "Kami memberikan sepenuhnya keputusan itu kepada parpol yang mengusung Mas Taufik ke BPN," kata Dahnil di Media Center Prabowo - Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 1 November 2018.

    Baca: Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Minta KPK Undur Pemeriksaan

    Badan Pemenangan akan menanyai PAN mengenai dulu soal posisi Taufik. Badan juga menyerahkan pengganti Taufik kepada PAN sebagai partai asal Taufik. "Beberapa hari ini kami akan menanyakan kembali ke parpol yang mengusung Pak Taufik," kata Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah ini.

    Sejumlah posisi Taufik Kurniawan dievaluasi setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap penganggaran Dana Alokasi Khusus Kabupaten Kebumen yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2016.

    Baca:Bamsoet Berharap Taufik Kurniawan Tetap Menjalankan Tugas di DPR

    Komisi Pemberantasan Korupsi menyangka Taufik terlibat membantu Bupati Kebumen nonaktif, Fuad Yahya mengurus penganggaran DAK senilai Rp 100 miliar itu. KPK menduga Taufik Kurniawan telah menerima imbalan sebesar Rp 3,65 miliar dari DAK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pokemon Hidup Dalam Detektif Pikachu

    Hollywood baru saja mengadaptasi karakter favorit dunia dari kartun Pokemon, Pikachu, ke dalam film layar lebar.