Sudirman Said Desak KPK Tindaklanjuti Investigasi Indonesialeaks

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon wakil presiden dalam pilpres 2019, Sandiaga Uno (tengah), didampingi anggota tim pemenangan Prabowo-Sandi, Sudirman Said (kanan) serta Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN Cahya Hardianto Harefa, melakukan sesi foto di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 14 Agustus 2018. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Bakal calon wakil presiden dalam pilpres 2019, Sandiaga Uno (tengah), didampingi anggota tim pemenangan Prabowo-Sandi, Sudirman Said (kanan) serta Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN Cahya Hardianto Harefa, melakukan sesi foto di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 14 Agustus 2018. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Tim Kampanye Probowo - Sandiaga, Sudriman Said mendesak pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengambil tindakan terkait hasil laporan investigasi Indonesialeaks perihal perusakan barang bukti yang diduga dilakukan dua bekas penyidiknya yang berasal dari Polri.

    Baca juga: Indonesialeaks Ungkap Aliran Dana Basuki Hariman ke Pejabat Polri

    Dalam barang bukti yang dirusak itu diketahui ada catatan transaksi pengeluaran duit terkait perkara korupsi yang menjerat bos CV Sumber Laut Perkasa Basuki Hariman.

    "Tindakan cepat dan tepat dari pimpinan KPK atas hasil investigasi Indonesialeaks sangat ditunggu," ujar Sudirman dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Selasa 9 Oktober 2018.

    Menurut Sudirman, kredibilitas KPK sebagai lembaga penegakan hukum dipertaruhkan dalam mengusut motif dari perusakan barang bukti tersebut, terutama bagi pimpinan KPK.

    Sudirman berpendapat dari hasil investigasi Indonesialeaks tersebut keyakinannya akan independensi dan profesionalitas KPK luntur. "Saya mulai khawatir jangan-jangan cerita tentang keadaan KPK dewasa ini benar," ujarnya.

    Sejauh ini, Sudirman mengaku hanya mendengar cerita soal KPK yang bisa ditekan oleh pemegang kekuasaan. "Yang saya yakini KPK terus bekerja secara profesional dan bebas dari pengaruh kepentingan siapa pun," katanya.

    Baca juga: Penyidik Polisi Diduga Rusak Barang Bukti, KPK Didesak Evaluasi

    Sebelumnya, mantan pimpinan KPK Bambang Widjiyanto juga berkomentar saol hasil investigasi Indonesialeaks. Dia bahkan mempertanyakan nyali ketua KPK Agus Rahardjo untuk memanggil Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian yang namanya tersebut dalam dokumen barang bukti tersebut.

    “Pimpinan KPK tengah diuji publik apakah masih punya nyali untuk membongkar kasus ini hingga tuntas, setidaknya memanggil dan memeriksa Tito Karnavian,” katanya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kakak Adik Marc dan Alex Marquez di Tim Honda, Tandem atau Rival?

    Honda resmi menunjuk Alex Marquez menjadi tandem Marc Marquez. Adik dan Kakak itu akan bertandem dalam satu tim. Atau akan bersaing?