Johan Budi Mundur dari Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Istana Kepresidenan Johan Budi menjelaskan soal pengunduran diri Kepala BPIP Yudi Latif di Kantor Presiden, Jakarta, 8 Juni 2018. Tempo / Friski Riana

    Juru Bicara Istana Kepresidenan Johan Budi menjelaskan soal pengunduran diri Kepala BPIP Yudi Latif di Kantor Presiden, Jakarta, 8 Juni 2018. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Istana Kepresidenan, Johan Budi Sapto Pribowo, mengundurkan diri sebagai juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin dalam pemilihan presiden atau pilpres 2019. "Saya mengundurkan diri sebagai jubir TKN. Saya mau fokus ke pencalegan saya dan sebagai Staf Khusus Presiden," ujar Johan saat dihubungi wartawan pada Senin, 17 September 2018.

    Baca juga: Johan Budi Maju Caleg, Wapres JK: Partai Apa?

    Menurut Johan, menjadi caleg sekaligus jubir Istana Kepresidenan sudah menyita waktu yang cukup banyak sehingga tidak memungkinkan ikut berkampanye sebagai TKN. "Sehingga saya harus memilih fokus," ujarnya.

    Johan Budi maju menjadi calon anggota legislatif dalam Pemilihan Umum 2019 melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

    Johan Budi akan bertarung di daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur, yang meliputi Pacitan, Ngawi, dan sekitarnya. Menurut informasi di laman kpujatim.go.id, wilayah tersebut termasuk dapil Jawa Timur 7. Selain itu, wilayah dapil Jawa Timur 7 meliputi Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Trenggalek, dan Magetan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.