Senin, 17 Desember 2018

Enam Bulan Merenung, Ini Alasan Johan Budi Jadi Caleg PDIP

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara Presiden, Johan Budi. TEMPO/Subekti

    Juru bicara Presiden, Johan Budi. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Istana Kepresidenan, Johan Budi, mengungkapkan alasannya maju dalam pemilihan legislatif 2019. Ia mengatakan keputusannya itu diambil setelah enam bulan merenung dan mengevaluasi tugas dan pekerjaan saat ini.

    Baca: Johan Budi, Juru Bicara Presiden Daftar Caleg Lewat PDIP

    "Setelah berdiskusi dengan keluarga, saya memutuskan untuk beralih dalam ladang pengabdian yang berbeda, yaitu melalui jalur politik," kata Johan Budi dalam siaran tertulisnya, Selasa, 17 April 2018.

    Johan Budi mengatakan, dalam masa perenungan tersebut, tawaran menjadi calon anggota legislatif datang dari PDI Perjuangan. Tawaran itu dia ambil dengan pertimbangan, yaitu lebih berkiprah dan berbuat banyak buat negara jika menjadi anggota DPR.

    "PDIP menjadi pilihan saya karena saya menganggap PDIP dalah partai yang lebih banyak menyentuh dan bicara tentang rakyat kecil," ujarnya.

    Selain itu, kata Johan Budi, konsep PDIP tentang NKRI berdasarkan Pancasila serta paham nasionalis religius yang diusung partai, sesuai dengan prinsipnya dalam bernegara.

    Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa Johan Budi dicalonkan sebagai bakal caleg dari daerah pemilihan VII Jawa Timur. Menurut Hasto, dengan mencalonkan Johan Budi akan menegaskan komitmen partai untuk menyempurnakan diri dalam mengelola kekuasaan dengan baik.

    Baca: Johan Budi Maju Caleg Lewat PDIP dari Dapil Jawa Timur

    "Kami mencatat pentingnya partai untuk terus menegaskan komitmen sebagai partai yang menyempurnakan diri melalui rekening partai, melalui rekening gotong royong, bagaimana partai mengelola kekuasaan dengan baik," kata Hasto di KPU, Jakarta, hari ini. "Maka kami mencalonkan Pak Johan Budi untuk kami calonkan dari Jawa Timur."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".