Setelah ke Muhammadiyah, Jokowi Safari ke KWI dan PGI

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyerahkan sapi peranakan ongole seberat 1,4 ton kepada pengurus Masjid Agung Baitul Faizin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 22 Agustus 2018. Tempo / Friski Riana

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyerahkan sapi peranakan ongole seberat 1,4 ton kepada pengurus Masjid Agung Baitul Faizin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 22 Agustus 2018. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan safari ke sejumlah organisasi massa keagamaan sejak kemarin hingga hari ini, Jumat, 24 Agustus 2018. Setelah berkunjung ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah, giliran hari ini Jokowi menyambangi kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

    Baca: Jokowi Bertemu Pengurus Muhammadiyah, Ini yang Dibahas

    Jokowi datang ke KWI sekitar pukul 8.50 WIB, ditemani oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Kedatangannya disambut oleh Ketua KWI Ignatius Suharyo.

    Setelah kunjungan ini, berdasarkan agenda resmi yang dikeluarkan oleh Sekretariat Presiden, Jokowi akan berkunjung ke kantor PGI pukul 16.00.

    Saat mengunjungi kantor PP, Jokowi menyerahkan hewan kurban berupa seekor sapi. Dalam kesempatan, ia juga melakukan pertemuan tertutup dengan jajaran pengurus Muhammadiyah sekitar satu jam.

    Baca: Ganti Pasangan di Pilpres 2019, Peta Dukungan Jokowi Berubah

    Jokowi mengaku, dalam pertemuan itu, dirinya bertukar pikiran mengenai ekonomi dan isu sosial. "Terutama yang berkaitan dengan ekonomi, ekonomi yang berkeadilan," kata dia, Kamis, 23 Agustus 2018.

    Bersama pengurus PP Muhammadiyah, kata Jokowi, ia juga berdiskusi tentang Bank Syariah dan redistribusi aset. Selain itu, kedua belah pihak bicara mengenai masalah kesehatan terutama pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

    "Tadi kami bicarakan secara khusus di dalam. Termasuk juga kesehatan, perempuan, dan anak. Hal yang sangat penting dan menjadi konsen perhatian dari Muhammadiyah," dia menambahkan.

    Baca: Jokowi Minta Perwira TNI-Polri Sosialisasikan Program Pemerintah

    Jokowi mengatakan dirinya menerima banyak masukan dari jajaran pengurus PP Muhammadiyah. "Ada yang bisa langsung kami laksanakan, tapi ada yang harus kami rencanakan dan mungkin kami anggarkan pada tahun-tahun berikut," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.