Kasus Kalapas Sukamiskin, Adik Inneke Koesherawati Diperiksa Lagi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adik Inneke Koesherawati, Ike Rahmawati, bersiap menjalani pemeriksaan terkait dengan dugaan suap Kalapas Sukamiskin di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018. Dalam kasus ini, KPK menduga kakak ipar Ike, yang juga terdakwa suap pengadaan satelit <i>monitoring</i> di Bakamla, Fahmi Darmawansyah, memberikan suap dua unit mobil dan uang kepada Kalapas Sukamiskin untuk mendapatkan fasilitas tambahan di sel. ANTARA

    Adik Inneke Koesherawati, Ike Rahmawati, bersiap menjalani pemeriksaan terkait dengan dugaan suap Kalapas Sukamiskin di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018. Dalam kasus ini, KPK menduga kakak ipar Ike, yang juga terdakwa suap pengadaan satelit monitoring di Bakamla, Fahmi Darmawansyah, memberikan suap dua unit mobil dan uang kepada Kalapas Sukamiskin untuk mendapatkan fasilitas tambahan di sel. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa adik Inneke Koesherawati, Ike Rahmawati, dalam kasus dugaan suap Kalapas Sukamiskin. Ia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Fahmy Darmawansyah, yang merupakan suami kakaknya.

    "Yang bersangkutan diagendakan akan diperiksa sebagai saksi," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Kamis, 16 Agustus 2018.

    Baca: KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Kalapas Sukamiskin

    Ini merupakan kali kedua KPK memeriksa Ike dalam perkara ini. Sebelumnya, KPK memeriksanya pada 8 Agustus 2018.

    Dalam pemeriksaan sebelumnya, KPK mengkonfirmasi mengenai proses pemesanan mobil yang diduga diberikan pada Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husein. Ike bungkam setelah diperiksa. "Penyidik menduga dia tahu proses pemesanan tersebut," kata Febri.

    Baca: Inneke Koesharawati Terindikasi Bantu Menyuap Kalapas Sukamiskin

    Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat tersangka, yakni Wahid Husein dan stafnya, Hendry Saputra, sebagai penerima suap. Sedangkan Fahmi Darmawansyah dan napi pendamping, Andri Rahmat, ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

    KPK menduga Fahmi menyuap Wahid Husein dengan sebuah mobil Mitsubishi Triton Exceed warna hitam supaya memperoleh fasilitas penjara mewah dan izin ke luar lapas. Fasilitas itu terungkap saat KPK menggeledah sel Fahmi. Berdasarkan rekaman dari penyidik KPK, kamar Fahmi dilengkapi dengan penyejuk udara, televisi, lemari es, dan wastafel.

    Baca: Pimpinan KPK Geram Kalapas Sukamiskin Baru Menjabat Terima Suap

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.