Alasan Politikus ini Uji Materi Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg

Sekretaris Jendral Partai Gerindra Ahmad Muzani (kanani) bersama Ketua DPD Partai Gerindra Mohamad Taufik (kiri) memberikan surat pendeklarasian saat perayaan ulang tahun ke-10 di Lapangan Arcici di Jakarta, 11 Maret 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta -Politikus Partai Gerindra Muhammad Taufik mengajukan permohonan uji materi aturan yang melarang mantan narapidana korupsi menjadi calon anggota legislatif atau caleg.

Taufik menggugat Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Baca : Surya Paloh Larang Menteri dari NasDem Jadi Caleg

Permohonan uji materi itu didaftarkan ke Mahkamah Agung pada Selasa, 10 Juli 2018. Menurut info di laman kepaniteraan.mahkamahagung.go.id, permohonan uji materi Taufik teregister dengan nomor 43 P/HUM/2018. Pihak termohon dalam perkara tersebut adalah Ketua KPU Arief Budiman.

Taufik pun membenarkan telah mengajukan uji materi tersebut. "Bukan saya doang yang menggugat, banyak itu," kata Taufik melalui sambungan telepon pada Selasa malam, 10 Juli 2018.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta ini menyoal larangan eks napi korupsi menjadi calon anggota legislator. Dia menilai larangan itu bertentangan dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Simak pula :

Asian Games, Akses ke Stadion GBK Senayan Resmi Ditutup
Polisi Tangerang Tembak Bos Geng Penjambretan, Ini Daftar Aksinya

Adapun ihwal legal standing, Taufik mengatakan uji materi ini tak terlepas dari keinginannya untuk kembali mengikuti pemilihan legislatif 2019. "Iya mau nyaleg DPRD dari dapil (daerah pemilihan) yang sama," kata Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Gerindra DKI Jakarta ini.

Taufik sebelumnya pernah menjadi terpidana korupsi. Taufik pernah divonis 18 bulan penjara lantaran terbukti terlibat korupsi pengadaan barang dan alat peraga saat menjadi Ketua KPU DKI Jakarta. Kasus korupsi itu disebut merugikan negara sebesar Rp 488 miliar.

Dalam berbagai kesempatan, Taufik mengatakan ingin menjadi caleg kembali. Belakangan dia bahkan mengungkapkan keinginannya menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta.






Gara-gara Pantun, Ridwan Kamil Diundang Prabowo ke Hambalang

15 jam lalu

Gara-gara Pantun, Ridwan Kamil Diundang Prabowo ke Hambalang

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diundang ke rumah Prabowo di Hambalang pada Ahad lalu. Dia sempat membicarakan soal Pemilu dengan Prabowo.


Anies Jadi Capres NasDem, Riza Patria: Saya Pilih Prabowo Subianto

18 jam lalu

Anies Jadi Capres NasDem, Riza Patria: Saya Pilih Prabowo Subianto

"Partai saya, Partai Gerindra bersepakat mengusung Pak Prabowo sebagai capres pada Pemilu 2024," kata Riza Patria


Sandiaga Uno Respon Soal Namanya Disebut Sebagai Cawapres Terkuat Dalam Survei

2 hari lalu

Sandiaga Uno Respon Soal Namanya Disebut Sebagai Cawapres Terkuat Dalam Survei

Sandiaga Uno menyatakan keputusan soal capres atau cawapres berada di tangan partai politik.


PKB dan Gerindra Sama-sama Usung Ketum Jadi Capres, Fadli Zon Bicara Elektabilitas

3 hari lalu

PKB dan Gerindra Sama-sama Usung Ketum Jadi Capres, Fadli Zon Bicara Elektabilitas

PKB berkukuh mengusung Cak Imin sebagai capres 2024. Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menyebut keputusan ini merupakan mandat dari muktamar.


Ketua Komisi D DPRD Bantul Enggar Suryo Jatmiko Ditangkap Polisi Karena Kasus Penipuan

3 hari lalu

Ketua Komisi D DPRD Bantul Enggar Suryo Jatmiko Ditangkap Polisi Karena Kasus Penipuan

Anggota DPRD Bantul Enggar Suryo Jatmiko disebut menipu seseorang sehingga mengalami kerugian sejumlah Rp 150 juta.


Prabowo Subianto Singgung Chemistry dengan Presiden Jokowi Usai Wacana Dipasangkan di Pilpres 2024

3 hari lalu

Prabowo Subianto Singgung Chemistry dengan Presiden Jokowi Usai Wacana Dipasangkan di Pilpres 2024

Prabowo Subianto tak menolak ataupun menerima secara tegas soal wacana dirinya berpasangan dengan Presiden Jokowi pada Pilpres 2024.


Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

6 hari lalu

Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

Saat ini, kata Cak Imin, koalisi yang dibangun antara Partai Gerindra dan PKB terus mengalir dan diisi dengan sejumlah aktivitas.


Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

6 hari lalu

Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyerahkan soal gugatan Sekber Prabowo-Jokowi kepada keputusan Mahkamah Konstitusi.


Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

6 hari lalu

Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menjadi kandidat terkuat untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Pilpres 2024


Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

7 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

Menuju Pemilu 2024, setidaknya ada tiga parpol yang mengklaim sebagai partai wong cilik, Siapa saja mereka?