Romy PPP Ungkap Latar Belakang 10 Kandidat Cawapres Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah) didampingi Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy (kiri) dan Ketua Majelis Pertimbangan PPP Suharso Monoarfa menghadiri penutupan Workshop Nasional Anggota DPRD PPP 2018 di Jakarta, 15 Mei 2018.  ANTARA/Wahyu Putro A

    Presiden Jokowi (tengah) didampingi Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy (kiri) dan Ketua Majelis Pertimbangan PPP Suharso Monoarfa menghadiri penutupan Workshop Nasional Anggota DPRD PPP 2018 di Jakarta, 15 Mei 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy atau Romi mengungkapkan Joko Widodo atau Jokowi sudah mengantongi tak lebih dari 10 nama kandidat calon wakil yang akan digandengnya untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 nanti.

    "Ada figur politisi, ada figur cendekiawan, purnawirawan TNI-Polri dan kalangan teknokrat dan profesional," ujar Romi di kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018.

    Nama Cawapres Jokowi tersebut nantinya akan segera dibahas bersama oleh partai-partai koalisi. Namun Romi belum merinci kapan pertemuan itu akan digelar.

    Baca juga: Ini Alasan Jokowi dan Megawati Sering Bertemu di Istana Batutulis

    Tak hanya membahas nama, pertemuan itu juga rencananya akan memfinalkan partai yang akan berkoalisi. Sejauh ini partai yang akan mendukung Jokowi pada Pemilu 2019 adalah PDI Perjuangan, Golkar, NasDem, PPP, Hanura, Partai Solidaritas Indonesia, Perindo, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

    Partai-partai tersebut, kata Romi, membuka peluang bergabung kepada partai-partai yang belum menentukan sikap, seperti Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional.

    "Kami masih mengupayakan waktu saling ketemu antara pimpinan parpol politik dengan pak Jokowi untuk duduk bersama melakukan pembahasan. Tentu sebagai pertemuan untuk memastikan apakah formasi final koalisi partai tetap 5 atau masih akan bertambah lagi," kata Romi.

    Baca juga: Megawati: Cawapres Jokowi Diumumkan saat Cuaca Cerah

    PPP pun akan meminta pandangan ulama dan dewan pimpinan wilayah terkait 10 nama bakal pendamping Jokowi. Di sisi lain, Romi enggan mengonfirmasi apakah namanya masuk dalam daftar cawapres Jokowi.

    Romi berdalih ia tak memiliki kapasitas untuk mengonfirmasi hal tersebut. "Tentu tidak dalam posisi atau tidak pada tempatnya saya mengkonfirmasi itu," ucap dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.