Bamusi: Dukungan TGB Zainul Majdi ke Jokowi Menggembirakan Umat

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • M Zainul Majdi. ANTARA/Ahmad Subaidi

    M Zainul Majdi. ANTARA/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Nasyirul Falah Amru menilai dukungan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang atau TGB Zainul Majdi kepada Joko Widodo untuk menjadi presiden dua periode, menegaskan dukungan kalangan ulama.

    "TGB ini ulama, tokoh muslim, maka dukungan untuk Presiden Jokowi harus disambut baik umat Islam di Indonesia," kata Nasyirul Falah Amru dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis 5 Juli 2018.

    Baca juga: TGB Zainul Majdi Dianggap Berpeluang Jadi Cawapres Jokowi

    Menurut dia, TGB pasti sudah menilai dari berbagai sisi sebelum menyatakan dukungan terhadap Presiden Jokowi, karena hal mendasar yang dinilai TGB adalah keberhasilan Presiden Jokowi mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

    Gus Falah menilai, TGB melihat dan menilai Jokowi menggunakan batiniah seorang ulama, dari berbagai sisi, yaitu sisi etos kerja, kepemimpinan, dan keislamannya.

    "Cermin kemesraan para ulama bisa tercermin dari TGB, itu sebabnya dukungan TGB untuk Presiden Jokowi menggembirakan umat," ujarnya.

    Sebelumnya, Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi menyatakan dukungan untuk Presiden Joko Widodo untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode periode kedua sebagai Presiden RI.

    Baca juga: TGB Dukung Jokowi, Idrus Marham: Dia Rasional dan Realistis

    Menurut TGB, keputusannya mendukung Jokowi itu setelah melalui pertimbangan yang berkaitan dengan kemaslahatan bangsa, umat dan akal sehat.

    Dia menilai selama Jokowi memimpin, pencapaian kawasan ekonomi khusus Mandalika di NTB sudah berhasil dan apabila ada pergantian di level kepemimpinan nasional, maka akan terjadi kemandekan baik dari segi ekonomi maupun sosial di wilayah Mandalika dan juga NTB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.