Gerindra: Komunikasi dengan Demokrat Setelah PAN dan PKS Solid

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon berbicara di Acara Reuni Alumni 212, di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu 2 Desember 2017. TEMPO/Alfan Hilmi

    Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon berbicara di Acara Reuni Alumni 212, di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu 2 Desember 2017. TEMPO/Alfan Hilmi

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Gerindra akan berkomunikasi dengan Partai Demokrat jika koalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional telah solid.

    "Dengan PAN dan PKS saya kira sudah semakin solid. Nanti insya Allah tentu kami harus dengan Demokrat kami ajak bicara, dengan PKB, dan yang lain," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 4 Juni 2018.

    Baca juga: Logo PAN Ada di Sekber Prabowo, Gerindra Sebut Sudah Dapat Izin

    Fadli mengatakan Gerindra sudah menjajaki komunikasi dengan Demokrat. Dia berujar, partainya berencana mempertemukan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Namun Fadli tak merinci kapan pertemuan itu akan dilangsungkan. "Nanti kami atur waktunya. Saya kira apa Lebaran ini nanti, kita lihat-lah," kata Fadli.

    Fadli mengatakan, dia meyakini partainya akan bisa berkomunikasi baik dengan Demokrat. Namun, kata dia lagi, pendekatan kepada Demokrat akan dilakukan jika Gerindra sudah resmi berkoalisi dengan PKS dan PAN terlebih dulu.

    Baca juga: Wasekjen Gerindra Sebut Akan Ada Pertemuan SBY dan Prabowo

    Fadli tak menampik akan ada penawaran-penawaran tertentu kepada Demokrat. Wakil Ketua DPR ini tak merinci saat ditanya apakah penawaran itu berupa posisi calon wakil presiden atau menteri. Kata dia, pembagian kekuasaan seperti ini merupakan sesuatu yang wajar dalam koalisi.

    "Semuanya harus didudukkan. Jangan bicara nama-nama dululah, tapi pasti ada power sharing," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.