Logo PAN Ada di Sekber Prabowo, Gerindra Sebut Sudah Dapat Izin

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais, dan Wakil Sekretaris Jenderal PKS Abdul Hakim, saat menghadiri peresmian Sekretariat Bersama Posko Pemenangan Pemilihan Presiden, di The Kemuning, Menteng, Jakarta, 27 April 2018. TEMPO/Arkhelaus W.

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, mengatakan partainya sudah mendapatkan izin dari petinggi Partai Amanat Nasional untuk memasukkan logo PAN dalam Sekretariat Bersama (Sekber) Pemenangan Prabowo Subianto.

"Karena memang diizinkan PAN. Sudah diizinkan PAN," kata Andre saat dihubungi Tempo pada Rabu, 30 Mei 2018.

Baca: Sandiaga: PAN Setuju Bergabung dengan Sekber Gerindra PKS

Logo PAN dan Partai Keadilan Sejahtera dicantumkan dalam Sekretariat Bersama Gerindra. Sekber ini merupakan sekretariat yang didirikan Gerindra dalam pemenangan pemilihan presiden 2019.

Menurut Andre, logo PAN bisa masuk ke sekber karena adanya komunikasi yang baik dari Ketua Pemenangan Gerindra untuk Pemilu 2019 Sandiaga Uno dan Ketua Sekber Muhammad Taufik, sehingga diizinkan memasang logo PAN dan PKS di sekber.

Baca: Hadir di Sekber PKS-Gerindra, PAN Masih Belum Merapat ke Prabowo

Andre mengatakan sekber itu bukan tempat membicarakan siapa calon presiden dan calon wakil presiden. Menurut dia, sekber merupakan tempat menyerap aspirasi dari masyarakat yang menginginkan pergantian rezim dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Prabowo Subianto. Prabowo adalah capres yang akan diusung oleh Gerindra. "Pembahasan capres tidak di situ, pembahasan capres di pimpinan partai koalisi, jadi sekber itu tempat menyerap aspirasi, tempat berkumpulnya orang," kata Andre.

Meski begitu, Andre mengatakan PAN belum menyatakan akan bergabung dengan koalisi Gerindra. Namun dia mengklaim terbentuknya koalisi Gerindra, PKS, dan PAN akan final. "Koalisi kita hampir final-lah. Komunikasi terus berjalan, kesepahaman terlihat, kerangka kerja sama terus kami bahas," ujarnya.

Terkait dengan hal tersebut, Tempo sudah menghubungi Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais dan Sekretaris Jenderal PAN Eddy Suparno tapi belum mendapatkan respons.






Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

2 hari lalu

Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

Saat ini, kata Cak Imin, koalisi yang dibangun antara Partai Gerindra dan PKB terus mengalir dan diisi dengan sejumlah aktivitas.


Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

2 hari lalu

Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyerahkan soal gugatan Sekber Prabowo-Jokowi kepada keputusan Mahkamah Konstitusi.


Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

2 hari lalu

Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menjadi kandidat terkuat untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Pilpres 2024


Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

3 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

Menuju Pemilu 2024, setidaknya ada tiga parpol yang mengklaim sebagai partai wong cilik, Siapa saja mereka?


Tetap Usung Cak Imin Jadi Capres 2024, PKB: Mandat Muktamar Harga Mati

3 hari lalu

Tetap Usung Cak Imin Jadi Capres 2024, PKB: Mandat Muktamar Harga Mati

PKB menyebut mandat muktamar partai itu adalah mengusung Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai capres 2024.


Hari Kelahiran Rachmawati Soekarnoputri: Rachma dan Megawati, Adik Kakak Kerap Selisih Jalan

3 hari lalu

Hari Kelahiran Rachmawati Soekarnoputri: Rachma dan Megawati, Adik Kakak Kerap Selisih Jalan

Rachmawati Soekarnoputri kelahiran 27 September 1950. Dalam panggung politik ia kerap tak sepakat dengan Megawati, kakaknya.


Survei LSJ: PDIP Unggul dengan 22,8 Persen Disusul Gerindra, Demokrat Melejit ke Posisi Empat

3 hari lalu

Survei LSJ: PDIP Unggul dengan 22,8 Persen Disusul Gerindra, Demokrat Melejit ke Posisi Empat

PDIP memiliki elektabilitas tertinggi 22,8 persen disusul dengan Partai Gerindra dengan 16,9 persen. Kemudian Golkar dengan 10,3 persen.


PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

4 hari lalu

PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

Menurut Dasco, lumbung suara Ketua Umum Gerindra Prabowo yang digadang-gadang menjadi capres 2024 juga berasal dari petani dan nelayan.


Menuju Pemilu 2024, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan: Kita Boleh Bertengkar, Tapi...

4 hari lalu

Menuju Pemilu 2024, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan: Kita Boleh Bertengkar, Tapi...

Menteri Perdagangan sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta menuju Pemilu 2024 tidak ada demokrasi transaksional. Maksudnya?


Survei: Elektabilitas PDIP Tertinggi di Jakarta, Disusul PSI dan Gerindra

5 hari lalu

Survei: Elektabilitas PDIP Tertinggi di Jakarta, Disusul PSI dan Gerindra

NSN melansir hasil surveinya yang menempatkan PDIP dan PSI menduduki peringkat teratas elektabilitas di DKI Jakarta.