Perawat Ungkap Perubahan Diagnosis Setya Novanto Pasca-Kecelakaan

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ekspresi terdakwa kasus e-KTP Setya Novanto di sela sidang lanjutan yang beragenda mendengarkan keterangan saksi, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, 22 Januari 2018. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Perawat Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Indri Astuti, mengungkap adanya pengubahan diagnosis penyakit Setya Novanto pasca-kecelakaan. Saat pertama kali masuk, Setya didiagnosis mengalami hipertensi dan vertigo.

Namun, kata Indri, sesaat sebelum diagnosis Setya itu diubah, dokter Bimanesh Sutarjo bertemu dengan Fredrich Yunadi. Indri melihat Fredrich datang menyerahkan dokumen hasil lab dan foto radiologi ke Bimanesh.

“Saya melihat bapak itu (Fredrich) bawa tas besar, isinya dokumen-dokumen,” ujar Indri saat menjadi saksi untuk terdakwa kasus merintangi penyidikan terhadap Setya, Fredrich Yunadi, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis, 5 April 2018.

Baca juga: Perawat Pergoki Setya Novanto Kencing Berdiri Saat Dirawat

Setelah bertemu Fredrich, dokter Bimanesh, menurut Indri, mengubah diagnosis untuk Setya menjadi trauma kapitis. Trauma kapitis merupakan cedera di daerah kepala yang terjadi akibat benturan benda tumpul.

Sebelum diubah, Indri sempat mengkonfirmasi Bimanesh apakah akan membuat surat diagnosis yang kedua. Bimanesh kemudian mengiyakan dan menyuruh Indri membuang surat diagnosis yang lama.

“Kebetulan saya bawa dua surat, yang satu yang sudah diisi, yang satu kosong. Bimanesh bilang surat yang pertama dibuang saja. Ya, sudah, saya buang,” kata Indri.

Di persidangan, Indri bercerita panjang lebar mengenai pengalamannya ketika menangani Setya di ruang 323 RS Medika Pertama Hijau. Sebelumnya, ia juga dihadirkan di sidang dengan terdakwa dokter Bimanesh pada 2 April 2018.

Pada Rabu, 10 Januari 2018, Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan pengacara Setya, Fredrich Yunadi, dan dokter Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka kasus dugaan merintangi penyidikan.

Baca juga: Perawat Akui Bimanesh Minta Infus Setya Novanto Ditempel Saja

Penyidik menduga Fredrich telah memesan kamar perawatan VIP sebelum kecelakaan terjadi. Sedangkan Bimanesh dituding memanipulasi data kesehatan Setya Novanto.

Fredrich dan Bimanesh didakwa melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

22 hari lalu

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

55 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.


Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

2 Maret 2022

Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

Dirjen Lapas membenarkan Setya Novanto sempat berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin.


KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

3 Februari 2022

KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua tersangka dalam kasus korupsi e-KTP.


KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

19 Januari 2022

KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

KPK menyatakan juga tidak pernah melakukan kegiatan bersifat komersial untuk memperoleh keuntungan, seperti membuat akun NFT.