Ketua DPR Minta Komisi I Evaluasi Kecelakaan Tank di Purworejo

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bambang Soesatyo mengatakan kegemarannya mengoleksi mobil mewah dilakukan sejak menjadi wartawan. Saat ia menjadi wartawan pada 1985, ia sudah mulai membeli Volvo sebagai mobil pertamanya. dok. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    Bambang Soesatyo mengatakan kegemarannya mengoleksi mobil mewah dilakukan sejak menjadi wartawan. Saat ia menjadi wartawan pada 1985, ia sudah mulai membeli Volvo sebagai mobil pertamanya. dok. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan dirinya telah memerintahkan Komisi I DPR untuk meminta keterangan dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto terkait dengan tenggelamnya tank yang telah digunakan anak taman kanak-kanak (TK) di Sungai Bogowonto, Purworejo, Jawa Tengah.

    "Saya serahkan kepada Komisi I melakukan evaluasi agar ke depan insiden seperti ini tidak terjadi lagi," kata Bambang di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 12 Maret 2018.

    Baca: Tim Investigasi TNI AD Selidiki Kecelakaan Tank Bawa Anak TK

    Sebelumnya, sebuah tank M113 yang mengangkut sekitar 20 anak pendidikkan usia dini dan TK Sindurjan, Purworejo, tergelincir. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 10 Maret 2018.

    Akibatnya, dua orang meninggal. Mereka adalah Pratu Randi Suryadi dan Kepala Taman Kanak-kanak Ananda, Iswandari. Randi meninggal dunia karena terbawa arus akibat kelelahan saat berupaya menyelamatkan anak-anak. Adapun Iswandari meninggal karena terbawa arus.

    Menurut Bambang, pengusutan itu untuk mengetahui penyebab insiden. "Apa pun ceritanya, itu faktor keselamatan yang harus diutamakan, apalagi ini yang dibawa adalah anak-anak di bawah umur, jadi harus hati-hati betul," ujarnya.

    Baca: Tank TNI Bawa Siswa TK Tergelincir di Purworejo, 2 Tewas

    Ia pun menegaskan bahwa TNI harus mengutamakan keselamatan. "Boleh memberikan hiburan pada rakyat, tapi harus terukur dan dihitung betul tingkat keselamatannya," kata Ketua DPR itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.