Pemuda Muhammadiyah: Pemotongan Gaji PNS Berpotensi Zalim

Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah. facebook.com

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar menganggap rencana pemotongan gaji pegawai negeri sipil (PNS) untuk zakat berpotensi menzalimi para karyawan. Sebab, menurut dia, zakat adalah suatu hal yang wajib dibayarkan seseorang jika sudah mencapai nisab atau batas penghasilan per tahun.

"Ketika negara memotong gaji PNS sembarangan tanpa tebang pilih, mana yang mencapai nisab atau tidak, itu jelas perbuatan zalim terhadap PNS," kata Dahnil melalui pesan pendek pada Rabu, 7 Februari 2018.

Baca: MUI Dukung Rencana Pemotongan Gaji PNS untuk Zakat

Ihwal nisab, seseorang diwajibkan membayar zakat ketika penghasilan per bulannya setara dengan 520 kilogram beras. Jika diasumsikan harga beras per kilogram Rp 8.500, seseorang diwajibkan membayar zakat profesi sebesar 2,5 persen jika berpenghasilan Rp 4.420.000 per bulan.

Menurut Dahnil, perlu ada mekanisme yang jelas dalam pengaplikasian rencana tersebut. Sehingga PNS yang tidak wajib membayar zakat tidak ikut terpotong gajinya.

Ia pun mengimbau pemerintah, khususnya Kementerian Agama, berhati-hati dalam penerapan rencana pemotongan gaji tersebut. "Jadi, saran saya, mekanismenya harus jelas dan hati-hati," kata Dahnil.

Baca: Ombudsman: Pungutan Zakat PNS Muslim Berpotensi Maladministrasi

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan sedang mempersiapkan aturan mengenai pungutan zakat yang berasal dari pemotongan gaji PNS yang beragama Islam. Ia menuturkan, peraturan tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat.

Gaji ASN atau PNS akan dipotong 2,5 persen. Pemotongan tersebut, kata Lukman, hanya dikhususkan bagi yang muslim. Sebab, hanya umat Islam yang memiliki kewajiban membayar zakat.

Kendati begitu, Lukman mengatakan aturan itu tidak bersifat wajib. "Jika PNS atau ASN tidak bersedia gajinya dipotong, mereka boleh mengajukan keberatan," ujarnya.

Zakat dari potongan gaji PNS tersebut, menurut Lukman, akan disalurkan ke Badan Amil Zakat Nasional. Badan tersebut merupakan lembaga yang bersifat nasional dan berfungsi mengelola pengumpulan dana zakat. Dari dana tersebut, BAZNAS akan memanfaatkannya untuk program peningkatan kesejahteraan.






Maarif Institute Menggelar Kegiatan Festival Pemikiran Ahmad Syafii Maarif

15 jam lalu

Maarif Institute Menggelar Kegiatan Festival Pemikiran Ahmad Syafii Maarif

Maarif Institute bersiap menggelar Festival Pemikiran Ahmad Syafii Maarif pada Oktober 2022 hingga Mei 2023.


Muhammadiyah Buka Kampus Virtual Punya 6 Prodi, Biaya Kurang dari Rp 2 Juta per Semester

2 hari lalu

Muhammadiyah Buka Kampus Virtual Punya 6 Prodi, Biaya Kurang dari Rp 2 Juta per Semester

kampus virtual yang bernama Universitas Siber Muhammadiyah memiliki 6 program studi di antaranya Ilmu Hukum, Manajemen, Akuntansi, dan Informatika.


Perjalanan Gesang Sang Maestro Keroncong Mengalir Sampai Jauh

5 hari lalu

Perjalanan Gesang Sang Maestro Keroncong Mengalir Sampai Jauh

Pada 105 tahun yang lalu, tepatnya 1 Oktober 1917, pemain keroncong legendaris bernama Gesang Martohartono lahir ke dunia. Ini perjalanam hidupnya.


Rangkaian Acara Muhammadiyah Expo di Yogyakarta, Dari Pengajian Hingga Bazar

7 hari lalu

Rangkaian Acara Muhammadiyah Expo di Yogyakarta, Dari Pengajian Hingga Bazar

Muhammadiyah Jogja Expo 2022 ini juga difokuskan sebagai syiar Muktamar sekaligus ajang silaturahmi.


Banding Ferdy Sambo Ditolak, Sekum Muhammadiyah: Momentum Perbaiki CItra Polri

9 hari lalu

Banding Ferdy Sambo Ditolak, Sekum Muhammadiyah: Momentum Perbaiki CItra Polri

Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti menilai banding Ferdy Sambo ditolak bisa kembalikan citra Polri yang anjlok


Anwar Abbas Sebut Hakim Agung Terjerat Korupsi Bisa Timbulkan Malapetaka bagi Negeri

14 hari lalu

Anwar Abbas Sebut Hakim Agung Terjerat Korupsi Bisa Timbulkan Malapetaka bagi Negeri

Anwar Abbas mengatakan hakim agung yang ditangkap tangan KPK kemarin bakal menimbulkan keresahan masyarakat dan malapetaka


Sejatinya Gelar Sir untuk Azyumardi Azra

17 hari lalu

Sejatinya Gelar Sir untuk Azyumardi Azra

Penggelaran Sir seperti untuk Azyumardi Azra telah menjadi bagian dari sistem kerajaan sejak dilembagakan oleh King George V pada 1917.


Bagaimana Konsep Imam Mahdi, Sang Juru Selamat Akhir Zaman dalam Islam?

18 hari lalu

Bagaimana Konsep Imam Mahdi, Sang Juru Selamat Akhir Zaman dalam Islam?

Belum lama ini, warga Riau berinisial WAM, diringkus Polda Riau setelah mengaku sebagai Imam Mahdi. Lalu siapa sebenarnya Imam Mahdi dalam Islam?


Cegah Polarisasi, LHKP Muhammadiyah Dukung Penghapusan Ambang Batas Presiden

19 hari lalu

Cegah Polarisasi, LHKP Muhammadiyah Dukung Penghapusan Ambang Batas Presiden

LHKP Muhammadiyah menyuarakan dukungan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau ambang batas presiden


Azyumardi Azra Meninggal, Lukman Hakim: Ilmuwan Tulen Tak Tergoda Politik Praktis

19 hari lalu

Azyumardi Azra Meninggal, Lukman Hakim: Ilmuwan Tulen Tak Tergoda Politik Praktis

Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan bahwa sosok Azyumardi Azra adalah ilmuwan tulen yang tak tergoda politik praktis.