Ahmad Heryawan Disebut Layak Jadi Cawapres Jokowi

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (ketiga kiri) berjalan bersama menuju tempat peresmian Jalan Tol Soreang - Pasir Koja (Soroja) di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 4 Desember 2017. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar menilai Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher layak menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pemilihan presiden 2019.

"Saya berharap Pak Aher bisa menjadi pendamping Pak Jokowi (dalam pilpres 2019)," kata Fachrori Umar setelah menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Masyarakat Jambi Etnis Sunda "Sunda Ngumbara" Provinsi Jambi di Aula RRI Jambi, Jumat malam, 19 Januari 2018.

Baca juga: Gubernur Ahmad Heryawan Minta Doa di Ujung Masa Baktinya

Menurut Fachrori, keberhasilan Aher memimpin dan membangun Provinsi Jawa Barat yang penduduknya mencapai satu per lima penduduk Indonesia bisa menjadi modal utama bagi Aher untuk menjadi cawapres bagi Joko Widodo dalam pilpres tahun depan.

"Iya, karena saya melihat beliau (Aher) berhasil menjadi gubernur dua periode dan sepertinya jadi gubernur tidak bisa lagi, paling naik ke tingkat nasional, seperti jadi cawapres," ucapnya.

Secara pribadi, Fachrori mengaku menjalin hubungan yang baik dengan orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat itu. "Selama ini, beliau (Aher) akrab dengan saya," ujarnya.

Ia menuturkan terobosan-terobosan pembangunan Jawa Barat, seperti di bidang kesehatan dan pendidikan, selama dipimpin Ahmad Heryawan juga menjadi modal dasar bagi Aher untuk melangkah di tingkat nasional menjadi seorang menteri, bahkan calon wakil presiden.

Sosok Aher sendiri masuk dalam daftar sembilan nama calon presiden dan calon wakil presiden dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Menyikapi hal tersebut, Aher menyatakan akan merenung lebih dulu terkait dengan namanya yang masuk bursa calon presiden dan wakil presiden berdasarkan hasil penjaringan internal PKS.

"Itu kan partai, sementara saya belum bergerak apa-apa, masih fokus bekerja sebagai gubernur. Nanti saja, saya akan merenung dulu," tutur Aher setelah memberikan materi kuliah umum di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Nurdin Hamzah, Kota Jambi.

Baca juga: Ahmad Heryawan Janji Perbaikan Jalan Parungpanjang Bogor

Menurut Aher, dia masih memiliki waktu sekitar enam bulan untuk menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai Gubernur Jawa Barat, sehingga belum terpikirkan soal langkah politik selanjutnya.

"Saya akan mempergunakan waktu sisa enam bulan ini untuk terus berinovasi, melayani publik dengan sebaik-baiknya. Pokoknya akan happy ending menamatkan tugas saya sebagai Gubernur Jawa Barat," kata Aher.






Politik dan Bisnis Suharso Monoarfa, Kepala Bappenas yang Ditunjuk Jokowi Jadi Koordinator SDGs 2024

34 menit lalu

Politik dan Bisnis Suharso Monoarfa, Kepala Bappenas yang Ditunjuk Jokowi Jadi Koordinator SDGs 2024

Jokowi menunjuk Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjadi Koordinator Pelaksana di Dewan Pengarah Nasional SDGs 2024. Ini profil politik dan bisnisnya.


Partai NasDem Ungkap Anies Baswedan Punya Cara Pandang seperti Jokowi

1 jam lalu

Partai NasDem Ungkap Anies Baswedan Punya Cara Pandang seperti Jokowi

Ali menyebut Anies Baswedan mampu melanjutkan dan menuntaskan program-program Jokowi saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.


Jokowi Sebut Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Naik Dua Kali Lipat

1 jam lalu

Jokowi Sebut Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Naik Dua Kali Lipat

Jokowi mengklaim jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Indonesia pada tahun 2022 meningkat hingga dua kali lipat jika dibandingkan tahun 2021


Luhut: Indonesia Kini Jadi Salah Satu Negara dengan Ekonomi yang Kuat di Dunia

3 jam lalu

Luhut: Indonesia Kini Jadi Salah Satu Negara dengan Ekonomi yang Kuat di Dunia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim Indonesia telah menjadi salah satu ekonomi yang kuat di dunia saat ini.


Argumen Sekber Prabowo Gugat UU Pemilu Agar Jokowi Bisa Jadi Wapres

3 jam lalu

Argumen Sekber Prabowo Gugat UU Pemilu Agar Jokowi Bisa Jadi Wapres

Sekber Prabowo-Jokowi 2024-2029 mengajukan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu agar Jokowi bisa jadi Wapres


Terkini Bisnis: BSU 2022 Tahap 3 Cair, Sambutan Jokowi di Hari Maritim Nasional

3 jam lalu

Terkini Bisnis: BSU 2022 Tahap 3 Cair, Sambutan Jokowi di Hari Maritim Nasional

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Selasa siang, 27 September 2022 antara lain tentang rencana Kemnaker menyalurkan BSU 2022 tahap 3 hari ini.


Sambut Ibu Kota Nusantara, Malaysia Diminta Perbaiki Jalan ke Perbatasan

3 jam lalu

Sambut Ibu Kota Nusantara, Malaysia Diminta Perbaiki Jalan ke Perbatasan

Pemerintah Malaysia diminta memperbaiki jalan menuju perbatasan Indonesia, untuk mendapatkan keuntungan dari pembangunan ibu kota baru Nusantara


Profil PLTU Batang yang Bolak-balik Ditolak Warga dan Aktivis Lingkungan

4 jam lalu

Profil PLTU Batang yang Bolak-balik Ditolak Warga dan Aktivis Lingkungan

Pembangunan PLTU Batang kerap didemo warga dan aktivis lingkungan. Begini profil dari perencanaan hingga operasi PLTU Batang, Agustus 2022 lalu.


Jokowi Klaim Realisasi Penerima BLT BBM Sudah Sentuh 95,9 Persen

5 jam lalu

Jokowi Klaim Realisasi Penerima BLT BBM Sudah Sentuh 95,9 Persen

Presiden Jokowi mengklaim realisasi penerima bantuan langsung tunai atau BLT BBM sudah hampir rampung.


Hari Maritim Nasional ke-58, Jokowi: Cara Kita Melihat Laut Harus Berubah

5 jam lalu

Hari Maritim Nasional ke-58, Jokowi: Cara Kita Melihat Laut Harus Berubah

Presiden Jokowi mengatakan cara pandang masyarakat maupun pemerintah terhadap laut harus berubah.