Kapolri Tito Lantik Pengganti Jenderal Polri yang Ikut Pilkada

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek meresmikan Gedung Perawatan VIP dan VVIP Anton Soedjarwo di Rumah Sakit Bhayangkara TK I Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis, 28 Desember 2017. Tempo/Zara Amelia

    Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek meresmikan Gedung Perawatan VIP dan VVIP Anton Soedjarwo di Rumah Sakit Bhayangkara TK I Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis, 28 Desember 2017. Tempo/Zara Amelia

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian memimpin upacara serah-terima jabatan para pejabat tinggi (pati) Polri di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Januari 2018. Dua di antara para pati yang dimutasi adalah perwira yang menjadi peserta pilkada 2018, Saffaruddin dan Murad Ismail.

    "Bahwa saya selaku pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia akan setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila UUD RI Tahun 1945 dan NKRI. Bahwa saya akan mentaati segala peraturan perundang-undangan dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada saya dengan penuh pengabdian kesadaran dan tanggung jawab," kata Tito saat memimpin sumpah di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 11 Januari.

    Baca juga: Menemui Kapolri, Bawaslu Bicarakan Jenderal Polisi di Pilkada

    Kapolri mengganti Safaruddin yang sebelumnya menjabat Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur dengan Brigadir Jenderal Priyo Widyanto, yang sebelumnya merupakan Kapolda Jambi. Kini Safaruddin menjabat sebagai Pati Baintelkam Polri. Pensiun pada Februari nanti, ia mencalonkan diri sebagai Gubernur Kalimantan Timur.

    Jenderal Murad Ismail yang mencalonkan diri sebagai Gubernur Maluku juga dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri. Brigadir Jenderal Rudy Sufriadi menggantikan posisi Murad, yang sebelumnya sebagai Dankorbrimob.

    Kapolri Tito Karnavian juga melantik sejumlah pati dan kapolda lain, seperti Inspektur Jenderal Agung Sabar Santoso yang sekarang menjabat sebagai Kadivkum Polri. Sedangkan inspektur Jenderal Raja Erizman yang sebelumnya memegang jabatan tersebut, kini menjadi Kapolda Nusa Tenggara Timur.

    Adapun Brigadir Jenderal Muchlis As yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Bakamla RI, dilantik menjadi Kapolda Jambi untuk menggantikan posisi Priyo. Komisaris Besar Sarono yang sebelumnya menjabat sebagai Irwasda Polda Jawa Barat, sekarang menggantikan posisi Muchlis.

    Baca juga: Jenderal TNI dan Polri Ikut Pilkada 2018, Begini Imbauan KIPP

    Brigadir Jenderal I Ketut Argawa yang sebelumnya menjabat sebagai Karoanalis Baintelkam Polri menggantikan posisi Brigadir Jenderal Rudy Sufahriadi sebagai Kapolda Sulawesi Tengah. Jabatan Karoanalis Baintelkam Polri kini diisi oleh Komisaris Besar Yadi Suryadinata.

    Inspektur Jenderal Suntana yang sebelumnya menjabat sebagai Pati Baintelkam Polri (penugasan pada BIN) kini menempati posisi Kapolda Lampung sebelumnya yang diisi oleh Inspektur Jenderal Suroso Hadi Siswoyo.

    Inspektur Jenderal Anton Charliyan juga dimutasikan terkait dengan pencalonan dirinya dalam pilkada Jawa Barat. Namun, Anton tidak hadir dalam acara serah-terima hari ini.

    RIANI SANUSI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.