Ini Reaksi Ade Armando Dilaporkan FPI Terkait Postingan Facebook

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ade Armando Dinilai Tak Punya Niat Jahat

    Ade Armando Dinilai Tak Punya Niat Jahat

    TEMPO.CO, Jakarta -Dosen Universitas Indonesia Ade Armando dilaporkan ke Kepolisian Daerah Metro Jaya oleh Front Pembela Islam (FPI) terkait postingan di laman Facebooknya memuat Rizieq Syihab.

    Atas pelaporan itu, Ade mengaku tidak terganggu. "Ya gak apa juga," katanya ketika dihubungi Tempo, Jumat, 29 Desember 2017.

    Ade dilaporkan karena unggahan di akun Facebooknya tanggal 20 Desember 2017 yang memperlihatkan ada gambar pimpinan FPI Rizieq Shihab dan beberapa orang lain menggunakan topi Sinterklas dengan tulisan 'Parade Natal, 25 12, lokasi: Bundaran HI dan Monas'. Namun dalam captionnya, Ade menuliskan 'ini hoax ya'.
    Baca : Jadi Tersangka Lagi, Ade Armando: Saya Tidak Akan Seperti Rizieq

    Ade mengatakan, dari yang dilihatnya di beberapa media, pelapor membawa barang bukti berupa foto postingannya dengan menghilangkan kalimat 'Ini hoax ya'. "Seperti ada kesengajaan menghilangkan, mungkin ya," katanya.

    Sebelumnya, Ade juga sempat dilaporkan oleh Johan Khan ke Polda Metro Jaya pada 2015 karena postingannya di Facebook. Ade menuliskan, “Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayat Nya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, Cina, Hiphop, Blues." Ade Armando ditetapkan sebagai tersangka pada 25 Januari 2017.

    Ade mengatakan dia tidak kapok dilaporkan ke polisi oleh FPI. Menurut dia, FPI berusaha untuk membungkam siapa saja yang mencoba mengkritik mereka. "Kenapa saya gak kapok? karena mereka akan terus melakukannya, saya yakin semua pihak yang berani mengkritik otoritas mereka akan dihajar,"  katanya.

    Ade mengatakan, untuk kasus terbaru itu, dia yakin polisi tidak akan menindaklanjutinya. Ade yakin tidak bersalah atas postingannya. "Saya percaya polisi akan memeriksa dengan baik, harusnya gak ada kasus," ujarnya.

    Kali ini Ade Armando dilaporkan oleh FPI karena unggahannya di Facebook dianggap dapat memicu konflik antarumat beragama. Laporan FPI tersebut diterima tertanggal 29 Desember 2017. Ade disangka melanggar Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45a ayat 2 UU ITE.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.