Menteri Lukman: Natal Momen Kembali ke Ajaran Memanusiakan Sesama

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi misa Natal. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ilustrasi misa Natal. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan selamat bagi umat Kristiani yang merayakan Natal, Senin, 25 Desember 2017. "Buat segenap umat Kristiani yang sedang bersukacita, selamat merayakan Natal. Selamat menebarkan kedamaian bagi sesama. Damai di bumi, damai di hati," ujarnya melalui keterangan pers, Senin, 25 Desember 2017.

    Lukman meminta umat menjadikan Natal sebagai momen untuk meningkatkan pengamalan ajaran agama. Politikus Partai Persatuan Pembangunan ini mengatakan Natal bisa menjadi momentum bagi umat Nasrani untuk kembali ke esensi ajaran agama yang memanusiakan sesama.

    Baca: Sebanyak 9.333 Narapidana Dapat Remisi Natal ...

    Menteri meminta masyarakat untuk saling menghargai dan menghormati satu sama lain meski berbeda keyakinan. "Baik terhadap yang merayakan maupun yang tidak, baik terhadap yang tak mengucapkan selamat Natal karena keyakinannya maupun terhadap yang mengucapkannya," katanya.

    Puncak peringatan Natal Nasional rencananya berlangsung pada 28 Desember 2017 di Pontianak, Kalimantan Barat. Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan menghadiri kegiatan itu.

    Baca juga:
    Perayaan Hari Natal di Surabaya, Risma ...
    Hari Natal, Pastor Ini Uraikan Kelahiran Kristus ...

    Pada perayaan Natal Nasional 2017, pemerintah mengangkat tema kebinekaan untuk merekatkan semua suku. Kegiatan itu akan melibatkan semua penganut agama.

    Saat ini, Menteri Lukman sedang berada di Arab Saudi untuk mempersiapkan ibadah haji 1439 Hijriah. Dia akan kembali ke Indonesia pada esok hari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.