Praperadilan Setya Novanto, KPK Hadirkan 3 Ahli Hukum Hari Ini

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hakim Kusno membuka sidang pertama Praperadilan yang diajukan Setya Novanto di PN Jakarta Selatan, 30 November 2017. Hakim menunda sidang karena ketidakhadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tempo/Fakhri Hermansyah

    Hakim Kusno membuka sidang pertama Praperadilan yang diajukan Setya Novanto di PN Jakarta Selatan, 30 November 2017. Hakim menunda sidang karena ketidakhadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tempo/Fakhri Hermansyah

    Jakarta – Tim Biro Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi bakal menghadirkan tiga saksi ahli dalam sidang lanjutan gugatan praperadilan oleh Setya Novanto, tersangka kasus korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP. Kepala Biro Hukum KPK Setiadi mengatakan pihaknya juga mempertimbangkan untuk menghadirkan saksi fakta dalam persidangan.

    “Kami akan menghadirkan beberapa ahli. Untuk saksi fakta akan kami pertimbangkan dulu karena kami harus melaporkan perkembangan kepada pimpinan,” kata Setiadi seusai sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin malam, 11 Desember 2017.

    Baca: KPK Pastikan Jerat Setya Novanto dengan Alat Bukti Baru

    Ketiga saksi yang bakal dihadirkan KPK, kata Setiadi, meliputi tiga ahli hukum. Mereka adalah ahli hukum pidana, ahli hukum acara pidana, dan ahli hukum tata negara. Namun ia enggan membeberkan nama-nama ahli tersebut. “Yang jelas dari luar kota semua,” ujarnya.

    Hakim tunggal, Kusno, mengagendakan untuk mendengarkan saksi dari pihak KPK pada Selasa dan Rabu besok. Pada Kamis pagi, kedua pihak akan membacakan kesimpulan. Hakim tunggal, Kusno, sendiri berencana memutus gugatan praperadilan pada Kamis sore atau Jumat pagi.

    Baca: Beda Hakim Kusno dan Cepi Iskandar di Praperadilan Setya Novanto

    Sidang ini berpacu dengan waktu sidang perdana pokok perkara Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang dijadwalkan pada Rabu 13 Desember 2017. Terakhir, kubu Setya menghadirkan tiga saksi ahli. Mereka adalah ahli hukum Nur Basuki Minarno, Margarito Kamis, dan Mudzakir. Ketiganya menyoroti soal rekrutmen penyidik, pelimpahan berkas ke pengadilan di tengah praperadilan, dan keabsahan alat bukti milik KPK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.