AHY Sebut Dirinya Bukan Produk Rekayasa SBY

Reporter

Susilo Bambang Yudhoyono bersama anaknya Agus Harimurti Yudhoyono. TEMPO/Amston Probel

TEMPO.CO, JAKARTA - Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, putra sulung presiden ke-7 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, mengatakan ayahnya tidak pernah mendesak dia matang sebelum waktunya di dunia politik. Namun, kata dia, SBY selalu memupuknya sebagai tunas baru dalam dunia politik. 

"Bapak selalu mengatakan, ‘Gus, kamu harus punya timeline sendiri’. Beliau tidak memaksakan saya tumbuh dengan rekayasa sehingga besar sebelum waktunya," kata Agus kepada Tempo, di The Yudhoyono Institute, Jalan Wijaya 1 Nomor 11A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat, 8 Desember 2017.

AHY menambahkan, SBY tidak pernah menyiapkan dirinya sebagai pengganti di Demokrat. "Tidak ada pembicaraan kamu harus gantikan saya dan sebagainya. Partai Demokrat membuka kesempatan untuk semua," tuturnya.

Baca: Bagi AHY, Politik Itu Soal Intuisi, Tak Sekadar Angka Elektabilitas

Partai Demokrat, yang dipimpin SBY, mengusung AHY maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta pada 2017. Agus meninggalkan 16 tahun kariernya di militer dan lompat pagar ke dunia politik.

Langkah Agus maju dalam pilkada ini membuat popularitasnya meroket. Hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga cukup mengagetkan. Sebab, sebagai pendatang baru, elektabilitas AHY kini cukup menjadi modal untuk maju pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Survei Indo Barometer bahkan menyimpulkan Joko Widodo (Jokowi) memiliki elektabilitas tertinggi jika disandingkan dengan AHY pada pilpres 2019. Modal inilah yang membuat Partai Demokrat, menurut Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan, kian optimistis mengusung AHY sebagai capres atau cawapres dalam pilpres mendatang.

Baca: Indo Barometer: Elektabilitas Duet Jokowi dan AHY Tertinggi

Syarif Hasan memastikan, partainya memiliki bintang politik dalam pemilihan presiden dan wakil presiden dari kader, yaitu AHY. "Memang sudah menjadi keputusan Partai Demokrat untuk mencalonkan AHY sebagai calon presiden atau wakil presiden," kata Syarif saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 4 Desember 2017.

Pengamat politik dari Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, menilai SBY memiliki pertimbangan yang cerdas dalam politik. "SBY lihai memainkan ayunan politik, ahli strategi, dan paham betul dengan dinamika global strategic environment," ucapnya.

 Pangi menilai, pilkada DKI lalu menjadi momentum SBY menyerahkan masa depan Demokrat ke tangan anaknya. Sebab, setelah SBY, belum ada sosok yang bisa menggantikannya di Demokrat. Pangi mengatakan keputusan SBY mengubur mimpi AHY menjadi jenderal bukan tanpa risiko.

Baca: Demokrat Akui Kian Optimis dengan Elektabilitas Jokowi - AHY

DEWI NURITA






Dimulai Presiden Soeharto, Berikut Sejarah Pulau Reklamasi DKI Jakarta

1 hari lalu

Dimulai Presiden Soeharto, Berikut Sejarah Pulau Reklamasi DKI Jakarta

Gubernur Anies Baswedan memutuskan mencabut izin pulau reklamasi di Teluk Jakarta. Ia mengeluarkan peraturan gubernur.


Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

2 hari lalu

Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

Said Abdullah mengungkapkan bahwa Puan Maharani tetap akan berkunjung ke Partai Demokrat terlepas dari kritikan yang sering dilontarkan.


AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

2 hari lalu

AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

AHY mengatakan telah bertemu dengan Lukas Enembe kemarin. Dia mengungkapkan kader Partai Demokrat itu telah terkena 4 kali serangan stroke.


Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

2 hari lalu

Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

Partai Demokrat menyiapkan bantuan hukum untuk kadernya sekaligus Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang terjerat kasus korupsi oleh KPK.


Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

2 hari lalu

Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

Lukas Enembe dinonaktifkan dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.


Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

2 hari lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono membeberkan dua intervensi oleh elemen negara yang pernah dialami Lukas Enembe.


Hari Kelahiran Rachmawati Soekarnoputri: Rachma dan Megawati, Adik Kakak Kerap Selisih Jalan

4 hari lalu

Hari Kelahiran Rachmawati Soekarnoputri: Rachma dan Megawati, Adik Kakak Kerap Selisih Jalan

Rachmawati Soekarnoputri kelahiran 27 September 1950. Dalam panggung politik ia kerap tak sepakat dengan Megawati, kakaknya.


Politik dan Bisnis Suharso Monoarfa, Kepala Bappenas yang Ditunjuk Jokowi Jadi Koordinator SDGs 2024

4 hari lalu

Politik dan Bisnis Suharso Monoarfa, Kepala Bappenas yang Ditunjuk Jokowi Jadi Koordinator SDGs 2024

Jokowi menunjuk Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjadi Koordinator Pelaksana di Dewan Pengarah Nasional SDGs 2024. Ini profil politik dan bisnisnya.


Kenapa Tersangka Korupsi Waskita Beton Mischa Hasnaeni Moein Dijuluki Si Wanita Emas?

7 hari lalu

Kenapa Tersangka Korupsi Waskita Beton Mischa Hasnaeni Moein Dijuluki Si Wanita Emas?

Mischa Hasnaeni Moein ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kprupsi PT Waskita Beton. Kenapa ia dikenal sebagai wanita emas?


PDIP Terus Singgung Pemilu 2009 Curang, Ini Kata Pengamat

7 hari lalu

PDIP Terus Singgung Pemilu 2009 Curang, Ini Kata Pengamat

Pengamat menilai alasan PDIP menganggap Pemilu 2009 diwarnai kecurangan cukup kuat.