Kabar Mumtaz Rais di Pilgub Sumut, Ketua Umum PAN: Itu Hoax

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR Zulkifli Hasan kunjungi Lampung, Sabtu, 11 November 2017 (dok.MPR)

    Ketua MPR Zulkifli Hasan kunjungi Lampung, Sabtu, 11 November 2017 (dok.MPR)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan membantah wacana memasangkan kader Partai Demokrat, Jopinus Ramli Saragih, dengan kader partainya, Mumtaz Rais, yang merupakan putra Amien Rais, dalam pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2018. "Berita hoax itu," katanya di kampus Universitas Indonesia, Depok, Senin, 13 November 2017.

    Zulkifli tidak mau berkomentar lebih banyak terkait dengan rencana pencalonan tersebut. “Hoax kok ditanggapi,” ujarnya.

    Baca juga: Demokrat Cuek Komentar Miring tentang Saragih-Mumtaz di Pilkada

    Bantahan serupa sudah diungkapkan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno. Ia membantah partainya memasangkan Mumtaz dengan Bupati Simalungun J.R. Saragih untuk maju dalam pilgub Sumatera Utara 2018. Kabar pencalonan keduanya viral di media online dan sosial.

    Ia menjelaskan, mekanisme pembahasan calon kepala daerah dilakukan secara bottom up. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PAN, kata dia, akan memberikan rekomendasi kandidat mana yang layak untuk diusung kepada DPP. Rekomendasi DPW itu tidak menyebutkan pasangan Saragih-Mumtaz.

    "Dalam internal kami, tidak ada pembahasan mengenai pencalonan J.R. Saragih berpasangan dengan Mumtaz Rais," ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin, 13 November 2017.

    Dia menuturkan proses rekomendasi calon Gubernur Sumatera Utara dari DPW telah selesai dan sudah diserahkan ke DPP PAN. "Bukan nama J.R. Saragih ataupun Mumtaz Rais," tuturnya.

    Baca juga: Pilkada 2018, Saragih-Mumtaz Akan Dideklarasikan Sabtu Mendatang

    Sebelumnya, Partai Demokrat berencana memasangkan J.R. Saragih dan kader PAN, Mumtaz Rais. Menurut Ketua Bidang Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Sumatera Ronald Naibaho, rencana itu sudah melalui tahapan panjang. Saragih dan Mumtaz pun sudah lama saling kenal. "Saat Mumtaz Rais anggota DPR, dia sering dikunjungi J.R. Saragih untuk urusan dinas sebagai Bupati Simalungun," katanya.

    Keduanya, Ronald melanjutkan, punya kesamaan visi membangun dan memajukan daerah. Mumtaz, kata dia, juga sudah diajak Saragih berkunjung ke Simalungun dan menginap dua malam di Kota Raya, Simalungun, bulan lalu. "Pak Mumtaz Rais juga mengajak istri beliau, yang juga putri Zulkifli Hasan, menginap di hotel milik Pak J.R. Saragih dan berkunjung ke Danau Toba," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.