Jokowi Mantu, Jihandak Sterilkan Lokasi dan Karangan Bunga

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putri Jokowi, Kahiyang Ayu foto bersama kekasihnya. Instagram

    Putri Jokowi, Kahiyang Ayu foto bersama kekasihnya. Instagram

    TEMPO.CO, Surakarta - Dua hari menjelang Presiden Joko Widodo mantu untuk pernikahan puterinya Kahiyang Ayu, jumlah karangan bunga yang tiba di komplek Gedung Graha Saba sudah mencapai sekitar seribu buah. 

    "(Karangan bunga) Ini datangnya bertahap. Mungkin sampai nanti malam," kata Kepala Penerangan Komandan Resor Militer 074/Warastratama Kapten (Inf) Alfian Yudha, di depan Gedung Graha Saba, pada Senin, 6 November 2017.

    Seluruh karangan bunga itu akan diperiksa satu per satu oleh Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) TNI. "Kalau sudah dipastikan steril, karangan bunga itu baru akan dijajar di sebelah kanan dan kiri Gedung Graha Saba," ujar Alfian.

    Baca: Jokowi Mantu, Relawan Pro Jokowi Gelar Jas Merit

    Hari ini juga akan digelar simulasi terakhir seluruh rangkaian acara pernikahan Kahiyang dan Bobby Nasution. "Ini gladi terakhir, sudah dicoba semuanya.” Simulasi dimulai dari arak-arakan kedua mempelai hingga acara di dalam gedung, mulai dari proses ijab sampai acara standing party.

    Juga sudah dicek kendala waktu pelaksanaan, sejak awal tamu datang sampai pulang. “Tinggal berdoa, semoga semuanya lancar pada hari H," kata Alfian.

    Baca juga:  Pesta Kahiyang Jokowi, Hotel Diminta Tak ...

    Komandan Pleton Derekiso Jihandak Kodam IV/Diponegoro Letnan Dua Czi Hasbi mengatakan selain mengecek karangan bunga, timnya juga akan mensterilkan lokasi acara sejak hari ini hingga puncak acara pada Rabu, 8 November 2017.

    Sebanyak 30 personel membantu mengamankan wilayah maupun tugas Paspampres. “Kami gabung dengan Gegana juga," kata Hazbi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.