40 Seniman Lelang Karya untuk Pendirian Rumah Sakit Salman

Jum'at, 21 April 2017 | 22:04 WIB
40 Seniman Lelang Karya untuk Pendirian Rumah Sakit Salman
Tisna Sanjaya. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

TEMPO.CO, Bandung -Sebanyak 40 seniman melelang karya mereka untuk pembangunan Rumah Sakit Salman di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Seniman itu di antaranya, Melati Suryodarmo, Nasirun, Tisna Sanjaya, Sunaryo, A.D. Pirous dan Erna istrinya, serta para seniman muda. Sebelum dilelang, semua karya dipamerkan di galeri Lawangwangi Creative Space, Bandung, dengan judul Spiritualitas dalam Seni Rupa, yang berlangsung 21 – 26 April 2017.

Karya seni rupa lain yang akan dilelang, di antaranya buatan Ahadiat Joedawinata, Ahmad Sadali, Amrizal Salayan, Dadan Setiawan, Dikdik Sayahdikumullah, Eddy Susanto, Etza Meisyara, Guntur Timur, Imam C. Basri, Iman Sapari, Irman A. Rahman, John Martono, Maharani Mancanagara, Mujahidin Nurahman. Kurator pameran Asmudjo J. Irianto dan Dwihandono Ahmad, juga menghimpun karya dari Nurrachmat Widyasena, Patriot Mukmin, Rosid, Umi Dachlan, Yogie A. Ginanjar,dan Zico Albaiquni.

Usai pameran, tahapan berikutnya Preview Auction di Ciputra Artpreneur Gallery pada 5 – 6 Mei 2017, kemudian acara lelang karya direncanakan pada 7 Mei 2017. Shidarta’s Auction yang akan menggarap teknis lelang tersebut.

Pameran dan lelang karya itu merupakan upaya penggalangan dana sosial untuk membangun rumah sakit umum Salman Hospital di daerah Soreang, Kabupaten Bandung. Gagasan pembangunan berasal dari Yayasan Pembina Masjid Salman ITB. Panitia pembangunan kini baru memiliki lahan seluas 5.923 dari kebutuhan 10.000 meter persegi.

“Untuk mendukung pembangunan Salman Hospital, kami PT Salman Rasidi Semesta dan PT Lawangwangi berinisiasi membuat acara amal lelang karya seni,” kata anggota tim pengawas proyek Salma Hospital, Hari Utomo, di sela acara pembukaan pameran, Jumat, 21 April 2017.

Direktur PT Lawangwangi Andonowati berharap karya seni yang dipamerkan dan dilelang untuk tujuan sosial ini dapat diapresiasi oleh semua pihak. “Mewujudkan Salman Hospital bersama-sama masyarakat untuk kemanusiaan,” kata dia.

ANWAR SISWADI

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan