Demokrat: Agus Yudhoyono Berpotensi Maju di Pilpres 2019  

Reporter

Agus Harimurti Yudhoyo usai pencoblosan di TPS 06, Cibeber, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 15 Februari 2017.Tempo/Ammy Hetharia

TEMPO.COJakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan Agus Harimurti Yudhoyono alias Agus Yudhoyono alias AHY berpotensi maju dalam pemilihan presiden 2019. Menurut dia, Rapat Kerja Nasional Demokrat pada Mei lalu telah memutuskan partainya akan mengusung kader sendiri untuk maju sebagai calon presiden atau calon wakil presiden 2019.
 
Meski belum memutuskan siapa yang akan diusung Demokrat, banyak pihak yang menginginkan Agus Yudhoyono maju. "Dari kader-kader seluruh Indonesia, rata-rata kawula mudanya menginginkan Mas AHY menjadi the next leader," kata Agus Hermanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 27 Juli 2017.

Baca juga: Agus Yudhoyono Bicara Perdamaian di Mongolia
 
Menurut Agus, dorongan agar AHY maju tidak hanya datang dari kader-kader Demokrat. Banyak pula masukan dari pihak eksternal partai. "Rasa-rasanya Indonesia kalau punya leader seperti beliau ini yang cukup andal, masih muda, dan gesit," ucapnya.
 
Nama Agus Yudhoyono, kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ini, akan dibahas dalam rapat-rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat. Sebab, yang berwenang menentukan siapa yang akan diusung Demokrat adalah para anggota Majelis Tinggi.
 
Agus Hermanto menjelaskan, untuk mengusung calon presiden atau calon wakil presiden seperti Agus Yudhoyono, Demokrat harus berkoalisi dengan partai lain. Sebab, Undang-Undang tentang Pemilu yang baru mengatur syarat partai atau gabungan partai bisa mengusung presiden bila meraih 20 persen kursi DPR dan 25 persen dari total suara pemilu.
 
Rencananya, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, malam ini. Menurut Agus, pertemuan ini akan membahas masalah pilpres 2019.
 
AHMAD FAIZ






Polarisasi di Masyarakat Masih Terjadi, NasDem Sebut Rekonsiliasi usai Pilpres 2019 Gagal

20 hari lalu

Polarisasi di Masyarakat Masih Terjadi, NasDem Sebut Rekonsiliasi usai Pilpres 2019 Gagal

Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, menyebut polarisasi di masyarakat imbas Pilpres 2019 masih ada dan dikhawatirkan berlanjut


Anies Baswedan Sebut Pernah Dua Kali Ditawari jadi Capres di Pemilu 2019

59 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Pernah Dua Kali Ditawari jadi Capres di Pemilu 2019

"Di tahun 2018 saya ditawari untuk ikut pilpres, sebagai wakil. Bahkan ada dua kali permintaan untuk menjadi capres," kata Anies Baswedan


Prabowo Subianto Dekati Tokoh NU, Pengamat: Karena Dukungan PA 212 Hilang

7 Mei 2022

Prabowo Subianto Dekati Tokoh NU, Pengamat: Karena Dukungan PA 212 Hilang

Prabowo Subianto dinilai sedang mencari basis dukungan baru untuk menggantikan dukungan PA 212 yang hilang pasca dia masuk ke pemerintahan Jokowi.


Jelang Pilpres 2024, Beberapa Parpol Ini Potensial Jadi Rumah Ridwan Kamil

7 Oktober 2021

Jelang Pilpres 2024, Beberapa Parpol Ini Potensial Jadi Rumah Ridwan Kamil

Moncernya karier dan tingginya popularitas Ridwan membuat sejumlah partai mendekatinya. Berikut jejak kedekatan Ridwan Kamil dan sejumlah parpol


KPU Mencabut Informasi yang Memuat Data NIK Jokowi

6 September 2021

KPU Mencabut Informasi yang Memuat Data NIK Jokowi

Ketua Komisi Pemilihan Umum Ilham Saputra menyatakan telah menurunkan data NIK Presiden Joko Widodo atau NIK Jokowi yang ada di laman KPU.


NIK Jokowi yang Tersebar Disebut dari KPU, Ini Penjelasan Komisioner

3 September 2021

NIK Jokowi yang Tersebar Disebut dari KPU, Ini Penjelasan Komisioner

KPU menyatakan NIK Jokowi yang ada di sistem merupakan bagian dari syarat Capres saat Pilpres 2019.


Direktur Eksekutif Indo Barometer Jelaskan Lahirnya Relawan Jokowi-Prabowo 2024

18 Juni 2021

Direktur Eksekutif Indo Barometer Jelaskan Lahirnya Relawan Jokowi-Prabowo 2024

Komunitas Jokowi-Prabowo 2024 lahir karena muncul ide dan gagasan agar Jokowi bisa menjabat presiden selama tiga periode.


Cerita Ketua MK Anwar Usman Dihujat di Kampungnya Usai Putusan Pilpres 2019

4 Juni 2021

Cerita Ketua MK Anwar Usman Dihujat di Kampungnya Usai Putusan Pilpres 2019

Ketua MK RI Anwar Usman mengaku pernah dihujat oleh warga di kampung halamannya Bima, NTB usai putusan Pilpres 2019


Maraknya Kasus UU ITE Disebut Imbas Polarisasi Pilpres 2014 dan Pilgub DKI 2017

20 Februari 2021

Maraknya Kasus UU ITE Disebut Imbas Polarisasi Pilpres 2014 dan Pilgub DKI 2017

Menurut Henry, pemerintah disalahkan atas konflik antarmasyarakat itu. Padahal menurutnya, konflik dengan UU ITE paling banyak antarmasyarakat.


Demokrat Sindir Mantan Relawan AHY di Pilkada yang Dukung Moeldoko

7 Februari 2021

Demokrat Sindir Mantan Relawan AHY di Pilkada yang Dukung Moeldoko

Demokrat menilai tidak relevan soal sikap mantan relawan Pilkada Jakarta yang memberikan dukungan ke Moeldoko.