Pansus Hak Angket KPK Minta Pengamanan Kepolisian  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, seusai rapat koordinasi kesiapan akhir tingkat pusat Operasi Ramadaniya 2017 di Mabes Polri, Jakarta, 12 Juni 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, seusai rapat koordinasi kesiapan akhir tingkat pusat Operasi Ramadaniya 2017 di Mabes Polri, Jakarta, 12 Juni 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Jenderal Tito Karnavian menuturkan kedatangan rombongan pansus hak angket KPK ke Mabes Polri selain untuk bersilaturahim adalah meminta bantuan keamanan. Ia menuturkan bantuan keamanan dilakukan terhadap saksi atau narasumber yang dipanggil pansus.

    Tito Karnavian menuturkan, selain itu pansus hak angket KPK pun meminta pengamanan terhadap anggotanya. “Pengamanan anggota-anggota pansus apabila diperlukan,” kata dia saat konferensi pers di kantornya, Rabu, 12 Juli 2017.

    Baca juga:

    Pansus Hak Angket KPK ke Mabes Polri, Wakapolri: Cuma Silaturahmi

    Tito berujar pihaknya menyatakan siap memberikan pengamanan. Kedatangan pansus ke Mabes Polri, kata dia, intinya untuk mengharapkan dukungan yang berkaitan dengan tugas kepolisian.

    Tito mengatakan pihaknya menghormati dibentuknya pansus hak angket KPK. Ia menilai hak tersebut dimiliki oleh DPR dan dijamin oleh konstitusi. Berkaitan dengan dukungan yang diberikan, ia mengatakan kepolisian akan memastikan tidak terjadi kegaduhan selama pansus berkegiatan dengan pengamanan yang dilakukan.

    Baca pula:

    Ke Mabes Polri, Pansus Hak Angket KPK Diskusikan Soal Ini  

    Ketua pansus hak angket KPK Agun Gunandjar menuturkan dalam pertemuan tertutup dengan kapolri Tito Karnavian dan jajaran kepolian itu, pihaknya menyampaikan bahwa pansus adalah lembaga konstitusional yang diatur dalam undang-undang. Ia berharap tugas penyelidikan panitia angket bisa efektif dan efisien setelah ada dukungan dari kepolisian.

    Agun menuturkan pihaknya tidak membawa kepentingan tertentu dalam kunjungan ke Mabes. Namun ingin agar penegakan hukum berjalan sesuai aturan. “Diharapkan bisa membuat semakin baik politik pemberantasan korupsi,” kata dia.

    DANANG FIRMANTO

    Video Terkait:
    Pansus Hak Angket Sambangi Jaksa Agung, Ini Kata Fahri Hamzah




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.